30 Jun 2022

Cair, PIP Tahap II Tahun 2022 untuk MTs dan MA

Cair, PIP Tahap II Tahun 2022 untuk MTs dan MA

Bantuan PIP (Program Indonesia Pintar) Tahap II Tahun Anggaran 2022 untuk siswa jenjang Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah segera cair. Hal ini disampaikan oleh Direktur KSKK Madrasah, Moh. Isom, melalui suratnya tertanggal 28 Juni 2022.


Surat dengan nomor B-1592/DJ.I/Dt.I.I/HM.01/06/2022 dan perihal Pencairan Bantuan Sosial PIP Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) Tahap II Tahun Anggaran 2022 itu menginformasikan bahwa bahwa dana bantuan sosial Program Indonesia Pintar untuk siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) Tahap II Tahun Anggaran 2022 sedang dalam proses penyaluran oleh Bank Penyalur. Paling lambat 1 Juli 2022, dana PIP akan masuk ke rekening siswa penerima.


Sebagaimana surat yang Ayo Madrasah dapatkan dari laman https://tte.kemenag.go.id/, disebutkan bahwa dana bantuan sosial Program Indonesia Pintar untuk siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) Tahap II Tahun Anggaran 2022 sedang dalam proses penyaluran oleh Bank Penyalur dan paling lambat akan masuk rekening siswa pada tanggal 1 Juli 2022. 


PIP Tahap II 2022 MTs MA


Masih menurut surat yang sama, disampaikan bahwa SK penerima beserta lampiran nama siswa dan nomor rekening telah dikirim melalui alamat email penanggung jawab/Kepala Seksi di masing-masing Bidang.


Baca: Juknis PIP Madrasah 2022


Sebelumnya, pada akhir Mei 2022 silam, Kementerian Agama juga telah menyalurkan bantuan sosial PIP untuk siswa jenjang MTs dan MA se-Indonesia untuk Tahap I Tahun Anggaran 2022. Saat ini sebagian siswa madrasah pun telah mencairkan dananya. Walau sebagian masih ada yang sedang dalam proses aktivasi rekening dan pencairan dana di bank penyalur terdekat. Baca: PIP Tahap 1 2022 untuk MTs dan MA Cair


Terkait SK Penerima dan lampiran berisikan daftar penerima PIP Tahap II Tahun 2022 untuk siswa MTs dan MA, sebagaimana disebutkan dalam surat, telah dikirim ke masing-masing Kanwil Provinsi.


Ayo Madrasah berusaha menelusuri SK dan Lampiran Penerima PIP tersebut. Namun baru mendapati SK Penetapan Penerima PIP untuk jenjang MTs dan MA saja. Sedang untuk lampirannya belum tersedia secara online.


Penerima PIP Tahap II Tahun 2022 untuk jenjang MTs ditetapkan dengan Keputusan Direktur KSKK Madrasah Nomor 3033 Tahun 2022 Tentang Penetapan Siswa Madrasah Tsanawiyah Penerima Bantuan Sosial Program Indonesia Pintar Tahap II Tahun 2022. Sedang untuk jenjang MA melalui Keputusan Direktur KSKK Madrasah Nomor 3034 Tahun 2022 Tentang Penetapan Siswa Madrasah Aliyah Penerima Bantuan Sosial Program Indonesia Pintar Tahap II Tahun 2022.


Unduh SK dan daftar penerima PIP:


Surat Pencairan PIP Tahap II MTs MA


Daftar penerima PIP dapat juga dilihat di laman SIPMA yang beralamat di https://pipmadrasah.kemenag.go.id/. Setelah berhasil login menggunakan akun masing-masing madrasah, daftar penerima beserta nomor rekening, cabang bank penyalur, dan nominal bantuan dapat dilihat di menu "Penyaluran Dana".


Sedang untuk surat dengan nomor B-1592/DJ.I/Dt.I.I/HM.01/06/2022 dan perihal Pencairan Bantuan Sosial PIP Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) Tahap II Tahun Anggaran 2022, dapat diunduh melalui tombol download di bawah.

Solusi Emis, Tidak Bisa Membuat Rombel Tahun 2022/2023

Solusi Emis, Tidak Bisa Membuat Rombel Tahun 2022/2023

Tidak bisa membuat rombongan belajar (rombel) di Emis 4.0 untuk tahun pelajaran 2022/2023 semester ganjil? Ketika melakukan penambahan rombel di menu Rombongan Belajar >> Tambah Rombongan Belajar, tidak muncul pilihan tahun pelajaran terbaru (2022/2023 Ganjil)? Dan bagaimana solusi agar bisa membuat rombongan belajar di Emis?


Pembuatan atau Tambah Rombongan Belajar di Emis 4.0 dilakukan setelah pengelolaan siswa madrasah (kelulusan, kenaikan siswa, dan siswa baru) terselesaikan. Jadi, agar tahun pelajaran terbaru (2022/2023 Ganjil) muncul dalam pilihan saat membuat rombel, pengelolaan siswa harus sudah dilaksanakan terlebih dahulu. Setiap tingkat harus sudah ada siswanya.


Agar tidak semakin bingung mari Ayo Madrasah uraikan di bawah.


Baca: Pemutakhiran Data Emis Ganjil 2022 Dimulai 27 Juni 2022


Membuat Rombel di Emis

Sebelum membuat rombongan belajar, lakukan dulu hal-hal berikut:

  • Luluskan siswa tingkat terakhir (kelas 6 MI, kelas 9 MTs, atau kelas 12 MA) melalui menu Siswa >> Akademik >> Kelulusan
  • Lakukan prosedur 'Kenaikan Kelas" melalui menu Siswa >> Akademik >> Kenaikan Kelas untuk semua tingkatan
  • Pastikan "semua tingkat rombel" memiliki siswa, termasuk tingkat rombel pertama (kelas 1 MI, kelas 7 MTs, atau kelas 10 MA)
  • Pengisian tingkat rombel pertama (kelas 1 MI, kelas 7 MTs, atau kelas 10 MA) dilakukan dengan melakukan prosedur siswa baru yaitu melalui menu Siswa >> Daftar Siswa >> Tombol Tambah >> Dari Madrasah atau Dari Sekolah Umum atau Input Data Baru


Jika belum bisa melakukan penambahan siswa baru, saat melakukan "Kenaikan Kelas" dari tingkat pertama (kelas 1 MI, kelas 7 MTs, atau kelas 10 MA) ke tingkat kelas selanjutnya (kelas 2 MI, kelas 8 MTs, atau kelas 11 MA), jangan centang salah satu siswa. Sehingga nantinya ada satu siswa yang statusnya mengulang di kelas awal tersebut.


Jangan khawatir, nantinya siswa berstatus mengulang ini hanya bersifat sementara karena akan bisa dinaikkan ke kelas selanjutnya, setelah semua rombel terbentuk.


Baca: Cara Menonaktifkan Guru di Emis 4.0 dan Cara Menambah Guru Baru di Emis 4.0


Setelah semua tingkatan kelas memiliki siswa, barulah tahapan membuat rombongan belajar dilakukan. 


Dan pilihan tahun pelajaran terakhir (2022/2023 Ganjil) sudah muncul saat akan membuat rombel


Langkah-langkah cara membuat Rombongan Belajar di Emis 4.0 adalah:

  1. Buka menu Rombongan Belajar >> Tambah Rombongan Belajar
  2. Terbuka laman Tambah Rombongan Belajar, pilih tahun pelajaran terakhir (2022/2023 Ganjil) pada kolom Tahun Ajaran dan isi kolom-kolom lainnya mulai Tingkat Kelas, Wali Kelas, Kurikulum, Nama Rombel, Nama Ruangan, dan Jenis Rombel.
  3. Jika telah terisi semua, tombol "Tambah Siswa" di bagian kanan bawah akan berwarna hijau. Klik tombol tersebut hingga muncul Daftar Nama yang bisa dimasukkan ke rombel tersebut. Jika tidak muncul isikan nama siswa atau NISN di kolom pencarian.
  4. Centang pada kotak di belakang nama siswa yang akan dimasukkan ke rombel tersebut
  5. Klik tombol "Tambah"
  6. Klik "Simpan"
  7. Muncul peringatan "Apakah Anda yakin menambahkan Rombongan Belajar?" klik "Ya"
  8. Muncul kotak peringatan "Rombongan Belajar berhasil ditambahkan" klik "Tutup"

Rombongan Belajar pun berhasil dibuat.


Saat memasukkan siswa ke dalam rombel nama siswa yang muncul pada langkah ke-3 dan ke-4 dalam pembuatan rombel di atas, hanya ditampilkan sepuluh nama siswa saja. Untuk menambahkan siswa, caranya adalah:

  • Sebelum mengeklik "Tambah" pada langkah ke-5 di atas, pada kolom pencarian nama siswa, ketik nama siswa yang akan dimasukkan rombel tersebut hingga muncul di bawahnya. 
  • Ulangi hingga semua siswa masuk ke rombel


Atau jika rombel sudah terbentuk, langkah-langkahnya adalah:

  • Buka menu Rombongan Belajar
  • Pilih semester terakhir (2022/2023 Ganjil). 
  • Klik pada tombol "Lihat Detail" di belakang nama rombel
  • Muncul "Detail Rombongan Belajar", klik "Edit Rombel"
  • Klik tombol "Tambah Siswa"
  • Lakukan pencarian siswa dengan mengetik nama siswa atau NISM pada kolom pencarian
  • Centang pada kotak di belakang nama yang muncul
  • Ulangi hingga semua siswa masuk ke rombel
  • Klik "Tambah"


Baca: Panduan Emis 4.0 Lengkap Khusus Operator dan Kamad


Jika tadinya saat "Menaikkan Kelas" siswa untuk tingkat awal (kelas 1 MI, kelas 7 MTs, atau kelas 10 MA) sengaja menyisakan satu siswa yang tidak dinaikkan, sebaiknya Rombongan Belajar untuk tingkat pertama (kelas 1 MI, kelas 7 MTs, atau kelas 10 MA) tidak usah dibuat dulu. Agar tidak membingungkan di kemudian hari, siswa yang tadinya sengaja dibuat berstatus mengulang kita naik kelaskan saja. Langkah-langkahnya:

  • Klik menu Siswa >> Akademik >> Kenaikan Kelas
  • Klik tombol "Sudah Diproses"
  • Pilih tingkatan kelas awal tadi (kelas 1 MI, kelas 7 MTs, atau kelas 10 MA) hingga muncul siswa yang sengaja dibuat berstatus mengulang tadi
  • Klik tombol "Batalkan" di belakang nama siswa
  • Muncul peringatan "Apakah Anda yakin ingin membatalkan Kenaikan Kelas ?" klik "Ya"
  • Muncul peringatan "Pembatalan berhasil" klik "Tutup"
  • Klik tombol "Belum Diproses" 
  • Pilih Rombel hingga muncul nama siswa yang dibatalkan tadi
  • Pastikan centang di depan nama tersebut aktif
  • Klik tombol "Naik Kelas"
  • Muncul peringatan "Apakah Anda yakin ingin memproses kenaikan kelas?" klik "Ya"
  • Muncul peringatan "Data kenaikan kelas berhasil di simpan." klik "Tutup"


So, untuk membuat rombongan belajar, pilihannya dua. Pertama, lakukan prosedur kenaikan kelas dan entri siswa baru hasil PPDB. Minimal terdapat satu siswa baru sudah dientri ke tingkat kelas awal.


Atau kedua, jika belum bisa mengisi siswa baru, lakukan trik 'sementara sisakan satu siswa untuk mengulang di kelas awal' terlebih dahulu. Baru, setelah berhasil membuat rombel, siswa tersebut dibatalkan status mengulang kelas-nya dan kemudian dinaikkan ke kelas selanjutnya.


Baca: Tutorial Emis 4.0 Melihat dan Mengubah Daftar dan Detail Siswa


Itulah cara membuat Rombongan Belajar di Emis 4.0 sekaligus solusi atas masalah pilihan tahun pelajaran terakhir tidak muncul saat membuat rombongan belajar. Sekarang tentu tidak ada kendala lagi karena permasalah tidak dapat membuat rombongan belajar di Emis 4.0 telah terpecahkan dan diketahui solusinya.

28 Jun 2022

Dana BOS Madrasah 'Dipotong', Kena Automatic Adjustment, Apa Itu?

Dana BOS Madrasah 'Dipotong', Kena Automatic Adjustment, Apa Itu?

Dana BOS Madrasah Tahap II Tahun Anggaran 2022 dicairkan tidak utuh atau berkurang dibanding dengan alokasi pada semester sebelumnya. Hal ini dikarenakan BOS Madrasah tahun ini ikut terkena automatic adjustment atau pencadangan anggaran. Apa itu automatic adjustment?


Sebagaimana surat Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama bernomor B-1540.1/DJ.I/Dt.I.I/KU.05/06/2022 tertanggal 23 Juni 2022, diinformasikan bahwa dana BOS madrasah swasta untuk alokasi tahap II Tahun 2022 akan mengalami automatic adjustment atau pencadangan anggaran.


Baca: BOS Tahap 2 Tahun 2022 Segera Disalurkan, Ini Persiapan Madrasah


BOS Kena Automatic Adjustment


Apa Itu Automatic Adjustment atau Pencadangan Anggaran?


Dilansir dari artikel Ayo Madrasah sebelumnya, automatic adjustment adalah kebijakan baru dari pemerintah pusat, melalui Kementerian Keuangan, yang mewajibkan setiap kementerian dan lembaga untuk mencadangkan sebagian anggarannya. Automatic adjustment menjadi salah satu bentuk "Penyesuaian Belanja Negara" yang diatur melalui Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2021 tentang APBN Tahun Anggaran 2022, pasal 28 ayat (2).


Ini menjadi kebijakan pengganti "realokasi" dan "refocusing" dalam mengantisipasi situasi akibat pandemi Covid-19, yang diterapkan pada tahun sebelumnya. 


Kebijakan untuk menerapkan automatic adjustment kembali dipertegas melalui Surat Menteri Keuangan Nomor S-458/MK.02/2022 tentang Penambahan Automatic Adjustment (pencadangan anggaran) Belanja Kementerian/Lembaga Tahun Anggaran 2022. Di mana setiap Kementerian/Lembaga (K/L) untuk menyisihkan anggaran belanjanya untuk digunakan sebagai dana cadangan untuk mengantisipasi kebutuhan mendesak dalam menghadapi gejolak kenaikan harga komoditas energi dan pangan.


Karena sebagai dana cadangan, dana hasil automatic adjustment masih berada di masing-masing kementerian dan lembaga. Jika tidak terjadi peningkatan kebutuhan guna membayar subsidi atau menambah bantuan sosial, dana ini akan tetap disalurkan sesuai anggarannya semua.


BOS Madrasah Kena Automatic Adjustment


Sesuai dengan Ditjen Pendis Kemenag, Dana BOS Madrasah Tahap II Tahun 2022 terkena automatic adjustment hingga 31,3%. Alokasi itu setara dengan Rp. 1.150.255.485.000 dari total anggaran BOS senilai Rp. 3.670.524.100.000.


Dana BOS yang akan disalurkan mulai bulan Juni 2022 hanya 69,7% atau senilai Rp. 2.520.268.615.000. 


Berikut rincian automatic adjustment untuk setiap jenjang madrasah:

  • MI dengan pagu Rp. 1.546.712.550.000, terkena automatic adjustment sebesar Rp. 537.427.845.000 
  • MTs dengan pagu Rp. 1.374.475.300.000, terkena automatic adjustment sebesar Rp. 414.809.000.000 
  • MA dengan pagu Rp. 749.336.250.000, terkena automatic adjustment sebesar Rp. 198.018.640.000 


Dampaknya penyaluran dana BOS Tahap II Tahun 2022 bagi madrasah yang akan disalurkan bulan Juli ini akan mengalami pengurangan untuk setiap madrasah. Dana BOS yang akan disalurkan, setelah mengalami automatic adjustment untuk setiap madrasah dapat dilihat di akun Portal BOS masing-masing madrasah.


Baca: Revisi Juknis BOP dan BOS Madrasah Tahun 2022


Berdasarkan pengamatan Ayo Madrasah di akun Portal BOS salah satu Madrasah Ibtidaiyah, BOS Tahap II yang disalurkan hanya sekitar 65% dari pagu. Yang pada semester lalau memperoleh pagu BOS Rp. 67,5 juta, kali ini hanya akan menerima Rp. 43,875 juta saja.


Automatic Adjustment BOS Madrasah


Sisanya, Rp. 23,625 juta, berstatus sebagai automatic adjustment yang untuk penyalurannya akan diinformasikan lebih lanjut.


Ditulis dalam surat edaran Ditjen Pendis Kemenag bahwa, penyaluran sisa anggaran tahap II yang masih terblokir (berstatus automatic adjustment) sebesar Rp 1.150.255.485.000,- akan diinformasikan lebih lanjut.


Nah, untuk mengetahui seberapa jumlah alokasi BOS Tahap II yang akan diterima, silakan masing-masing madrasah untuk membuka di akun Portal BOS masing-masing.


Dan jangan kaget jika alokasi dana BOS yang diterima akan 'dipotong' dan berkurang dibanding dengan alokasi pada semester sebelumnya, karena dana BOS terkena automatic adjustment. Harapannya tidak terjadi kejadian luar biasa di Indonesia, terutama akibat dari pandemi Covid-19 sehingga dana BOS yang masuk automatic adjustment nantinya dapat tetap disalurkan ke madrasah.

26 Jun 2022

Cara Download Rapor Pendidikan (Hasil ANBK 2021) untuk Madrasah

Cara Download Rapor Pendidikan (Hasil ANBK 2021) untuk Madrasah

Meski sama-sama mengikuti Asesmen Nasional pada tahun 2021, madrasah belum bisa mengakses Rapor Pendidikan atau hasil ANBK Tahun 2021. Berbeda dengan sekolah umum lainnya yang telah bisa mengakses hasil tersebut melalui Platform Rapor Pendidikan yang disediakan oleh Kemendikbudristek di laman https://raporpendidikan.kemdikbud.go.id. Selain madrasah, PKBM, SKB, dan SLB juga belum bisa mengaksesnya.


Terkait hal tersebut, Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Nasional telah merilis Rapor Pendidikan Sementara yang dapat diakses melalui laman ANBK yang beralamat di https://anbk.kemdikbud.go.id


Demikian disampaikan melalui surat Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Nasional bernomor 2696/H.H4/PG.00.02/2022 tertanggal 23 Juni 2022.


Rapor Pendidikan


Baca: POS Asesmen Nasional (ANBK) Tahun 2022


Cara Download Rapor Pendidikan (Hasil ANBK)


Untuk mengunduh Rapor Pendidikan dan melihat hasil ANBK Tahun 2021, tentu tiap madrasah harus mengakses laman ANBK. Akun ANBK yang beralamat di laman https://anbk.kemdikbud.go.id saat ini telah direset oleh Tim Teknis Pelaksana ANBK baik tingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota, sehingga password yang pada tahun lalu telah berubah.


Untuk itu, langkah pertama tentunya menghubungi Tim Teknis Kabupaten/Kota di Kantor Kementerian Agama Kab/Kota masing-masing untuk mendapatkan akun login dan password yang baru untuk mengakses laman ANBK.


Baca: Jadwal dan Tahapan Pelaksanaan ANBK Tahun 2022


Setelah mendapatkan akun berupa username dan password langkah berikutnya untuk dapat mengakses Rapor Pendidikan tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Buka laman ANBK di alamat https://anbk.kemdikbud.go.id
  2. Masukkan username dan password yang didapat dari Tim Teknis Kab/Kota
  3. Saat pertama kali login, bisa jadi menu-menu yang tersedia tidak berfungsi. Agar menu-menu itu berfungsi lakukan perubahan password.
  4. Biasanya setelah login yang pertama kali akan muncul jendela perubahan password (Pengaturan Akun). Namun jika tidak, perubahan password bisa dilakukan melalui menu "Pengaturan" atau "Perubahan Akun"
  5. Setelah berhasil mengubah dan menyimpan password baru, tampilan menu di sebelah kiri akan muncul secara lengkap.


Selanjutnya untuk mengunduh Rapor Pendidikan atau Hasil ANBK 2021, langkah-langkahnya adalah:

  1. Klik menu "Download Rapor Pendidikan"
  2. Di tampilan sebelah kanan muncul beberapa tombol meliputi Download Rapor Pendidikan, Download Pedoman, dan Pengaduan
  3. Klik tombol "Download Rapor Pendidikan" untuk mengunduh Rapor Pendidikan yang tersedia dalam format Microsoft Excel dengan nama "Laporan AN Madrasah xxxxxx".
  4. Klik tombol "Download Pedoman" untuk mengunduh file "Buku Panduan Capaian Hasil Asesmen Nasional" yang akan berguna dalam membaca dan memaknai laporan hasil AN sebagaimana tertera dalam Rapor Pendidikan


Download Rapor Pendidikan


Baca: Petunjuk Teknis ANBK Tahun 2022


Cara Memaknai Rapor Pendidikan (Hasil Asesmen Nasional)


Untuk membaca dan memahami hasil Asesmen Nasional, selain membuka file excel "Laporan AN" juga harus dengan membuka file "Buku Panduan Capaian Hasil Asesmen Nasional". Karena file kedua tersebut yang akan memberi penjelasan terkait angka-angka, indikator, dan hasil yang tertulis dalam file pertama.


Meski Rapor Pendidikan terkesan terlambat, namun disediakannya mekanisme lain (melalui laman ANBK) untuk dapat mengakses Rapor Pendidikan Hasil Asesmen Pendidikan setidaknya bisa memberikan gambaran hasil Asesmen Nasional yang telah dilakukan. Karenanya, sila masing-masing madrasah untuk melakukan download Rapor Pendidikan Asesmen Nasional 2021 melalui laman ANBK.

Kapan Blangko Ijazah RA dan Madrasah 2022 Dibagikan?

Kapan Blangko Ijazah RA dan Madrasah 2022 Dibagikan?

Kapan blangko ijazah untuk Raudlatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), Madrasah Aliyah (MA), dan Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK) didistribusikan dan dibagikan ke madrasah? Sehingga madrasah bisa mulai melakukan penulisan ijazah untuk selanjutnya membagikannya kepada lulusan tahun 2022 ini.


Kapan pendistribusian blangko ijazah selalu menjadi pertanyaan bagi pihak madrasah. Pun bagi siswa yang telah lulus dari madrasah.


Baca: Juknis Penulisan Blangko Ijazah RA dan Madrasah 2022

Kapan Blangko Ijazah Dibagikan

Terkait dengan hal tersebut, baru-baru ini, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama menerbitkan surat perihal penjelasan tentang blangko ijazah madrasah. Surat dengan nomor B-1555/DJ.I/Dt.I.I/PP.01/06/2022 dan bertanggal 24 Juni 2022 ini ditanda tangani oleh Direktur KSKK Madrasah, Moh. Isom.


Dalam surat tersebut disampaikan bahwa blangko ijazah masih dalam proses percetakan. Sebagaimana disebutkan dalam poin pertama surat, Blangko Ijazah Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), Madrasah Aliyah (MA) dan Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK) disiapkan oleh Kementerian Agama masih dalam proses percetakan.


Sehingga untuk keperluan lulusan madrasah dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang selanjutnya, madrasah dapat menerbitkan Surat Keterangan Lulus (SKL) sebagai pengganti ijazah. SKL memiliki masa berlaku hingga diterimanya ijazah yang asli.


Baca: Cara Upload Nilai Ujian Madrasah di PDUM


Adapun Surat Keterangan Lulus (SKL) tersebut dapat dicetak melalui aplikasi Pangkalan Data Ujian Madrasah (PDUM). PDUM ini dapat diakses melalui alamat https://pdum.kemenag.go.id


Surat Pemberitahuan Blangko Ijazah


Selengkapnya terkait surat perihal penjelasan tentang blangko ijazah madrasah dapat dibaca dan diunduh melalui tautan berikut ini.


Dengan diterbitkannya surat ini memang belum menjawab pertanyaan kapan blangko ijazah bagi siswa madrasah akan didistribusikan dan dapat dibagikan kepada siswa. Namun setidaknya memberi sedikit gambaran dan proses yang tengah berlangsung.

25 Jun 2022

BOS Tahap 2 Tahun 2022 Segera Disalurkan, Ini Persiapan Madrasah

BOS Tahap 2 Tahun 2022 Segera Disalurkan, Ini Persiapan Madrasah

BOS, Bantuan Operasional Sekolah, untuk madrasah swasta tahap II Tahun Anggaran 2022 akan segera disalurkan. Terkait dengan penyaluran BOS Tahap II Tahun 2022 terdapat beberapa informasi, mekanisme dan persyaratan, serta time line penyaluran BOS yang mesti dipahami dan dilaksanakan oleh setiap madrasah. Tentunya agar penyaluran dana BOS madrasah swasta dapat terlaksana tepat waktu.


Adalah surat edaran Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama bernomor B-1540.1/DJ.I/Dt.I.I/KU.05/06/2022 yang dikeluarkan pada tanggal 23 Juni 2022. Dalam surat dengan perihal Persiapan Penyaluran Dana BOS Tahap II TA.2022 diinformasikan beberapa hal terkait persiapan penyaluran BOS, termasuk apa saja yang harus dilakukan oleh madrasah penerima.


Baca: Revisi Juknis BOP dan BOS Madrasah Tahun 2022


BOS Tahap 2 Tahun 2022


Dana BOS Madrasah Swasta Alami Automatic Adjustment


Sebagaimana Ayo Madrasah baca dari surat edaran Ditjen Pendis tersebut, dana BOS madrasah swasta untuk alokasi tahap II Tahun 2022 akan mengalami automatic adjustment atau pencadangan anggaran. Dari total anggaran sebesar Rp. 3.670.524.100.000, yang akan segera dicairkan mulai akhir Juli 2022 hanya sekitar 69% saja atau senilai Rp. 2.520.268.615.000. Sisanya, Rp. 1.150.255.485.000 berstatus automatic adjustment.


Sehingga dimungkinkan pada penyaluran BOS di akhir Juli ini, nominal yang akan diterima oleh madrasah akan mengalami pengurangan dibanding jumlah pada semester sebelumnya (tahap II 2021). Nominal BOS yang akan diterima oleh madrasah, akan dapat dilihat di laman Portal BOS Madrasah.


Penyaluran sisa anggaran senilai Rp. 1.150.255.485.000 berstatus automatic adjustment, menurut surat tersebut, akan diinformasikan lebih lanjut.


Automatic adjustment, sebagaimana penelusuran Ayo Madrasah merupakan kebijakan baru dari pemerintah pusat, melalui Kementerian Keuangan, yang mewajibkan setiap kementerian dan lembaga untuk mencadangkan sebagian anggarannya. Kebijakan yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2021 tentang APBN Tahun Anggaran 2022 menjadi kebijakan pengganti "realokasi" dan "refocusing" dalam mengantisipasi situasi akibat pandemi Covid-19, yang diterapkan pada tahun sebelumnya. 


Mekanisme dan Syarat Penyaluran Dana BOS Tahap II 2022


Agar dapat menerima penyaluran dana BOS Tahap II Tahun 2022, setiap madrasah wajib untuk memenuhi persyaratan yang harus diunggah ke laman Portal BOS yang beralamat di bos.kemenag.go.id


Bagi madrasah yang belum mendapatkan Bmtek EDM dan e-RKAM, persyaratan diunggah ke laman Portal BOS dengan mekanisme:

  1. Madrasah login ke Portal BOS di alamat bos.kemenag.go.id
  2. Buka menu BOS Reguler >> Persyaratan Pencairan Dana
  3. Unggah LPJ bulan Desember 2021 dan LPJ bulan Januari - Juni 2022
  4. Unggah SPTJB (Surat Pernyataan Tanggung Jawab Belanja) dana tahap I yang telah digunakan
  5. Unggah surat permohonan pencairan dengan nominal sebesar pada akun madrasah
  6. Unggah kuitansi penerimaan dengan nominal sebesar pada akun madrasah


Sedang bagi madrasah yang telah mendapatkan Bmtek EDM dan e-RKAM, persyaratan diunggah ke laman Portal BOS dengan mekanisme:

  1. Madrasah mengisi aplikasi e-RKAM hingga tuntas
  2. Madrasah login ke Portal BOS di alamat bos.kemenag.go.id
  3. Klik tombol "Tarik dari e-RKAM" pada Portal BOS untuk melakukan tarik data realisasi dari aplikasi e-RKAM
  4. Unggah SPTJB (Surat Pernyataan Tanggung Jawab Belanja) dana tahap I yang telah digunakan
  5. Unggah surat permohonan pencairan dengan nominal sebesar pada akun madrasah
  6. Unggah kuitansi penerimaan dengan nominal sebesar pada akun madrasah


Baca: Download Panduan Penggunaan e-RKAM


Dokumen yang diunggah akan dilakukan verifikasi oleh Tim BOS Kankemenag Kabupaten/Kota untuk jenjang Madrasah Ibtidaiyah dan Madrasah Tsanawiyah. Sedang untuk jenjang Madrasah Aliyah, verifikasi dilakukan oleh Tim BOS Kanwil Provinsi.


Setelah lolos verifikasi, seperti pada pencairan BOS tahap sebelumnya, madrasah tinggal menunggu aktifnya tombol "Cetak Tanda Bukti". Setelah aktif dan dapat diunduh dan dicetak, tanda bukti tersebut dibawa ke Bank Penyalur untuk mencairkan dana BOS Tahap II.


Timeline Penyaluran BOS Tahap II 2022


Surat edaran Ditjen Pendis Kemenag tersebut juga memuat terkait timeline penyaluran dana BOS Tahap II Tahun 2022 untuk madrasah swasta.


Adapun timeline penyaluran dana BOS Tahap II Tahun 2022 adalah sebagai berikut:

  • 27 Juni – 8 Juli 2022: Unggah dokumen persyaratan pada portal BOS oleh madrasah
  • 28 Juni – 11 Juli 2022: Verifikasi oleh Tim BOS Kab/Kota dan Kanwil Provinsi
  • 28 Juni - 10 Juli 2022: Perbaikan dokumen bagi madrasah yang belum lolos verifikasi
  • Akhir Juli 2022: Rencana penyaluran dana BOS Tahap II


Selengkapnya terkait surat Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama bernomor B-1540.1/DJ.I/Dt.I.I/KU.05/06/2022 perihal Persiapan Penyaluran Dana BOS Tahap II TA.2022 dapat diunduh melalui tombol download di bawah.

Dengan memahami surat edaran perihal Persiapan Penyaluran Dana BOS Tahap II TA.2022 setiap madrasah dapat sesegera mungkin melakukan persiapan sesuai mekanisme dan persyaratan pencairan sehingga dana BOS Tahap II Tahun 2022 dapat disalurkan sesuai dengan timeline yang telah disusun.

24 Jun 2022

Juknis Tunjangan Insentif GBPNS RA dan Madrasah 2022

Juknis Tunjangan Insentif GBPNS RA dan Madrasah 2022

Petunjuk Teknis (Juknis) Tunjangan Insentif bagi Guru Bukan PNS (GBPNS) pada Raudlatul Athfal dan Madrasah Tahun 2022 akhirnya dirilis. Juknis Tunjangan Insentif ini ditetapkan melalui SK Direktur Jenderal Pendidikan Islam ini sejak Januari silam, namun baru dirilis untuk publik pada akhir Juni ini.

Adalah Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 19 Tahun 2022 Tentang Petunjuk Teknis Pemberian Tunjangan Insentif bagi Guru Bukan Pegawai Negeri Sipil Pada Raudlatul Athfal dan Madrasah Tahun 2022.

Dengan dirilisnya Juknis Pemberian Tunjangan Insentif ini semakin menjawab keraguan sebagian guru madrasah yang sempat mempertanyakan kapan tunjangan pengganti tunjangan fungsional ini akan dicairkan. Ataukah malah di tahun 2022 ini tidak ada penyaluran tunjangan ini. 

Wajar karena hingga akhir semester, Juknis tunjangan ini belum juga dirilis ke publik. Meskipun beberapa saat yang lalu Menteri Agama telah menegaskan jika Tunjangan Insentif tengah dalam proses pencairan. Baca: Segera Cair, Tunjangan Insentif Guru Madrasah Bukan PNS

Juknis Tunjangan Insentif 2022

Tunjangan Insentif GBPNS RA dan Madrasah 2022


Sebagaimana SK yang Ayo Madrasah dapatkan dari laman Simpatika Kemenag, tunjangan insentif adalah tunjangan yang diberikan kepada guru bukan pegawai negeri sipil yang bertugas di RA dan Madrasah. Sehingga sasaran penerima bantuan ini adalah (1) berstatus sebagai guru RA dan Madrasah; (2) Bukan PNS, bukan CPNS dan/atau PPPK pada Kementerian Agama atau instansi lain.

Untuk mendapatkan tunjangan insentif tersebut, guru sebagaimana sasaran di atas harus memenuhi kriteria yang antara lain:
  1. Aktif mengajar di RA, MI, MTs atau MA/MAK dan terdaftar di program SIMPATIKA (Sistem Informasi Manajemen Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kementerian Agama)
  2. Belum lulus sertifikasi
  3. Memiliki Nomor PTK Kementerian Agama (NPK) dan/atau Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK); 
  4. Guru yang mengajar pada satuan administrasi pangkal binaan Kementerian Agama; 
  5. Berstatus sebagai Guru Tetap Madrasah, yaitu guru Bukan Pegawai Negeri Sipil yang diangkat oleh Pemerintah/Pemerintah Daerah, Kepala Madrasah Negeri dan/atau pimpinan penyelenggara pendidikan yang diselenggarakan oleh masyarakat untuk jangka waktu paling singkat 2 tahun secara terus menerus, dan tercatat pada satuan administrasi pangkal di madrasah yang memiliki izin pendirian dari Kementerian Agama serta melaksanakan tugas pokok sebagai guru.
  6. Memenuhi kualifikasi akademik S-1 atau D-IV; 
  7. Memenuhi beban kerja minimal 6 jam tatap muka di satminkalnya;
  8. Bukan penerima bantuan sejenis yang dananya bersumber dari DIPA Kementerian Agama. 
  9. Belum usia pensiun (60 tahun)
  10. Tidak beralih status dari guru RA dan Madrasah. 
  11. Tidak terikat sebagai tenaga tetap pada instansi selain RA/Madrasah. 
  12. Tidak merangkap jabatan di lembaga eksekutif, yudikatif, atau legislatif.
  13. Tunjangan Insentif dibayarkan kepada guru yang dinyatakan layak bayar oleh Simpatika, dibuktikan dengan Surat Keterangan Layak Bayar

Bagi guru yang memenuhi kriteria, akan menerima bantuan tunjangan insentif dengan besaran nominal Rp. 250 ribu per orang perbulan.

Tunjangan insentif ini akan disalurkan dalam dua tahapan pada setiap semester, sesuai dengan anggaran yang tersedia di tahun anggaran berjalan (on-going).

Download Juknis Tunjangan Insentif 2022


Untuk lebih memahami terkait penyaluran tunjangan insentif, sila unduh dan baca Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 19 tahun 2022 Tentang Petunjuk Teknis Pemberian Tunjangan Insentif bagi Guru Bukan Pegawai Negeri Sipil Pada Raudlatul Athfal dan Madrasah Tahun 2022 melalui tombol download di bawah.

Dengan telah dirilisnya Juknis Tunjangan Insentif Tahun 2022, semoga proses penyalurannya pun akan semakin dipercepat. Sehingga para guru RA dan madrasah bisa segera menggunakan tunjangan insentif tersebut.
Verval Calon Penerima PIP MI Tahap 2

Verval Calon Penerima PIP MI Tahap 2

Verifikasi dan validasi data calon penerima PIP Madrasah Ibtidaiyah Tahap 2 Tahun 2022 sudah dimulai. Seluruh MI diharuskan melakukan pemutakhiran data calon penerima PIP melalui laman SIPMA (Sistem Informasi Program Indonesia Pintar Madrasah).


Pelaksanaan verval ini diumumkan oleh Direktur KSKK Madrasah, Moh. Isom, melalui surat Ditjen Pendis Kemenag bernomor B-1503/DJ.I/Dt.I.I/HM.01/06/2022. Surat dengan perihal Verifikasi dan Validasi Data Siswa Calon Penerima PIP Madrasah Ibtidaiyah Tahap 2 Tahun 2022 ini tertanggal 22 Juni 2022.


Verval Penerima PIP MI Tahap 2

Sebagaimana Ayo Madrasah baca dari surat tersebut, bahwa diperlukan pemutakhiran data siswa madrasah  penerima PIP Tahap 2 Tahun 2022 untuk jenjang Madrasah Ibtidaiyah. Kementerian Agama telah menyusun basis data penerima PIP yang merupakan hasil pemadanan data siswa semester genap tahun pelajaran 2021/2022 yang dikelola EMIS dengan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial RI.


Baca: Link Verval PIP Kemenag (SIPMA) 2022


Data hasil pemadanan tersebut memerlukan verifikasi dan validasi (verval) keaktifan serta kelayakannya sebelum nantinya ditetapkan sebagai penerima bantuan sosial PIP MI Tahap 2 Tahun 2022. Verval dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat Madrasah Ibtidaiyah hingga persetujuan (approval) oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi.


Masih menurut surat yang Ayo Madrasah baca, data hasil verval merupakan data nominatif, tidak otomatis ditetapkan menjadi penerima PIP MI Tahap 2 Tahun 2022.


Madrasah melakukan verval calon penerima PIP tahap 2 Tahun 2022 melalui aplikasi SIPMA. Sebagaimana tertulis salam surat edaran, aplikasi ini beralamat di https://pipmadrasah.kemenag.go.id, pada menu "Verval PIP". Namun ketika Ayo Madrasah mencoba membukanya beberapa kali gagal.


Alternatifnya adalah gunakan laman https://emadrasah.kemenag.go.id/verval/login


Setelah terbuka silakan login dengan menggunakan NSM dan password sebagaimana untuk mengakses aplikasi SIPMA.


Panduan cara melakukan verifikasi ini sama persis seperti pada tahap 1 silam. Untuk yang lupa atau belum tahu sila baca di Cara Verval PIP Madrasah 2022


Sedang untuk surat edaran perihal Verifikasi dan Validasi Data Siswa Calon Penerima PIP Madrasah Ibtidaiyah Tahap 2 Tahun 2022 sila baca dan unduh di bawah.

Verval calon penerima PIP MI Tahap 2 Tahun 2022 akan dibuka sampai tanggal 15 Juli 2022. Silakan melakukan verifikasi dan validasi data penerima dan lakukan "konfirmasi data" untuk menuntaskan verval yang dilakukan.

23 Jun 2022

Pemutakhiran Data Emis Ganjil 2022 Dimulai 27 Juni 2022

Pemutakhiran Data Emis Ganjil 2022 Dimulai 27 Juni 2022

Pemutakhiran data Emis Madrasah Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2022/2023 akan dimulai pada 27 Juni 2022 ini. Demikian diumumkan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama melalui surat edaran tentang Pengantar Pemutakhiran Data Emis Madrasah Semester Ganjil TP. 2022/2023.


Kali ini, Kementerian Agama tampaknya ingin bergerak cepat. Meskipun sebagaimana Kaldik Madrasah 2022, tahun pelajaran 2022/2023 baru akan dimulai pada 18 Juli 2022, namun pendataan melalui aplikasi Emis sudah akan dilakukan sejak tiga minggu sebelumnya.


Sebagaimana Ayo Madrasah kutip dari surat edaran Ditjen Pendis bernomor B-28/DJ.I/Set/PP.00/06/2022 tentang Pengantar Pemutakhiran Data Emis Madrasah Semester Ganjil TP. 2022/2023, jadwal pelaksanaan pemutakhiran data Emis Madrasah untuk semester ganjil TP. 2022/2023 dimulai terhitung tanggal 27 Juni 2022. Masih menurut surat yang sama, pendataan akan berakhir pada 30 Desember 2022. Pemutakhiran data Emis Madrasah memang dilaksanakan dalam periode per-semester.

Pemutakhiran Emis Ganjil 2022

Baca: Cara Menambah Guru Baru di Emis 4.0


Sama seperti pada tahun sebelumnya, madrasah dapat melakukan pemutakhiran data Emis, melalui aplikasi Emis 4.0 yang dapat diakses melalui laman : https://emis.kemenag.go.id/


Dalam pendataan periode kali ini, setiap madrasah dan RA agar menyiapkan data terbaru serta memperbaharui data selama masa pemutakhiran data EMIS untuk setiap perubahan data yang terjadi sesuai dengan kondisi sesungguhnya. 


Adapun hal-hal khusus yang harus diperhatikan dalam periode pemutakhiran data Emis. Sebagaimana dijelaskan dalam surat edaran tersebut, hal-hal yang harus mendapatkan perhatian khusus diantaranya adalah:

  1. Pada Modul Lembaga, untuk memperhatikan kelengkapan data identitas, dokumen perijinan, lokasi madrasah (terutama titik koordinat), dan galeri foto.
  2. Pada Modul Sarana Prasarana, untuk memperhatikan kesinambungan data luas ruangan, gedung, dan luas lahan
  3. Pada Modul Siswa, pemutakhiran data siswa dilakukan dengan tata urutan yang dimulai dari "kelulusan siswa", "kenaikan kelas siswa", baru yang terakhir "penambahan siswa baru".
  4. Pada Modul GTK, melakukan pelengkapan seluruh data riwayat kepegawaian, riwayat penugasan, riwayat pendidikan, riwayat sertifikasi, serta berhati-hati dalam menetapkan tugas utama.


Baca: Cara Login, Logout, Lupa Password, dan Ganti Password Emis 4.0


Selengkapnya terkait surat Pengantar Pemutakhiran Data Emis Madrasah Semester Ganjil TP. 2022/2023 dapat mengunduh surat Ditjen Pendis Kemenag Nomor B-28/DJ.I/Set/PP.00/06/2022, melalui tombol download di bawah.


Mengingat Emis sebagai sumber data dalam mendukung berbagai program di Kementerian Agama seperti BOS, PIP, penghitungan blangko ijazah, bantuan sarpras hingga program nasional semisal ANBK dan akreditasi maka pemutakhiran data Emis menjadi hal yang penting dan hasil datanya memiliki konsekuensi dan imbas atas program-program tersebut bagi madrasah pengimput data.


Di samping itu, masih menurut surat tersebut, bagi satuan pendidikan RA.Madrasah yang tidak melakukan pemutakhiran data EMIS tidak berhak mendapatkan layanan dalam bentuk apapun dari Direktorat Jendral Pendidikan Islam.


Baca: Panduan Emis 4.0 Lengkap Khusus Operator dan Kamad


Mungkin dengan diawalkannya periode Pemutakhiran Data Emis Ganjil 2022, pada 27 Juni 2022 ini menjadi terobosan agar data Emis semakin valid dan berkualitas dalam mendukung program-program pendidikan baik yang dilaksanakan oleh Kementerian Agama maupun instansi lainnya.