17 Sep 2021

Pakta Integritas & Surat Tugas Proktor, Teknisi, & Pengawas AKMI

Pakta Integritas & Surat Tugas Proktor, Teknisi, & Pengawas AKMI

Pakta Integritas dan Surat Tugas menjadi salah satu syarat yang harus diunggah oleh proktor, teknisi, dan pengawas Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia. Ayo Madrasah mendapatkan contoh Pakta Integritas dan Surat Tugas Proktor, Teknisi, dan Pengawas AKMI yang bisa dijadikan acuan bagi madrasah lainnya.


Sesuai Surat Dirjen Pendidikan Islam Kemenag Nomor B-2914/DJ.I/Dt.I.I/PP.00/09/2021 Perihal Pemberitahuan Pengisian Pendataan AKMI Tahap I, bagi madrasah yang terdaftar sebagai penyelenggara AKMI tahun 2021 dimohon segera memebntuk Tim Madrasah yang terdiri atas Pengawas, Proktor, dan Teknisi. Baca : Edaran Pengisian Pendataan AKMI


Tim Madrasah ini kemudian melengkapi data kegiatan Tim MI Peserta AKMI 2021 di laman Komponen II MEQR yang beralamatkan di https://appmadrasah.kemenag.go.id/komponen2/event/. Terkait tata cara melakukan pengisian data ini sila baca artikel Cara Pengisian Pendataan AKMI Tahun 2021

Pakta Integritas & Surat Tugas Proktor

Pengisian ini dilakukan oleh masing-masing pengawas, proktor, dan teknisi.


Salah satu tahapan dalam pengisian data tersebut adalah keharusan untuk mengunggah dokumen yang meliputi halaman pertama buku rekening, KTP, NPWP, Pakta Integritas, dan Surat Tugas.


Sebelumnya telah banyak beredar Pakta Integritas AKMI. Tetapi berdasarkan pengamatan Ayo Madrasah, umumnya Pakta Integritas tersebut merupakan Pakta Integritas dari kegiatan sebelumnya yaitu Uji Keterbacaan dan Validasi Soal AKMI. Tentu isi di dalamnya berbeda jauh dengan kegiatan saat ini yaitu Pelaksanaan AKMI Tahun 2021. 


Baca: Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia (AKMI) Digelar Oktober 2021


Mengenal Proktor, Teknis, dan Pengawas AKMI 2021


Proktor Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia adalah guru atau tenaga kependidikan madrasah yang bertugas sebagai admin komputer server yang digunakan dalam AKMI. Sehingga proktor akan bertanggung jawab atas segala sesuatu terkait dengan sistem dan data AKMI di madrasah tersebut.


Proktor harus memenuhi kriteria dan syarat sebagai berikut:

  • memiliki kompetensi di bidang teknologi informasi komunikasi (TIK).
  • pernah mengikuti pelatihan sebagai proktor AKMI-BK.
  • bersedia ditugaskan sebagai proktor di madrasah pelaksana AKMI.
  • memahami POS penyelenggaraan AKMI.
  • bersedia menandatangani pakta integritas


Teknisi AKMI adalah guru atau tenaga kependidikan di madrasah yang bertugas sebagai pengelola sarana komputer dan jaringan di madrasah penyelenggara AKMI.


Teknisi harus memenuhi kriteria dan syarat sebagai berikut:

  • memiliki pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman dalam mengelola LAN madrasah.
  • pernah mengikuti pembekalan sebagai teknisi AKMI-BK.
  • bersedia menandatangani pakta integritas


Pengawas adalah guru yang bertugas sebagai pengawas ruang saat pelaksanaan sesi AKMI. Pengawas harus memenuhi kriteria dan syarat sebagai berikut:

  • memiliki sikap dan perilaku disiplin, jujur, bertanggung jawab, teliti, dan memegang teguh
  • kerahasiaan.
  • dalam keadaan sehat dan sanggup mengawasi AKMI dengan baik.
  • bersedia menandatangani pakta integritas.
  • Memahami POS penyelenggaraan AKMI

Unduh Pakta Integritas & Surat Tugas Proktor, Teknisi, & Pengawas AKMI


Seperti disebutkan di awal artikel, Ayo Madrasah mendapatkan contoh Pakta Integritas dan Surat Tugas Proktor, Teknisi, dan Pengawas AKMI.

Bagi madrasah yang membutuhkan contoh Surat Tugas dan Pakta Integritas Proktor, Teknisi, dan Pengawas AKMI, silakan unduh dengan mengklik tombol download di bawah.



Contoh Pakta Integritas dan Surat Tugas Proktor, Teknisi, dan Pengawas AKMI tersebut tersedia dalam format dokumen microsoft word sehingga mudah untuk diedit dan disesuaikan dengan madrasah masing-masing.

Pemberitahuan Pengisian Survei Lingkungan Belajar AN 2021

Pemberitahuan Pengisian Survei Lingkungan Belajar AN 2021

Sehubungan dengan pelaksanaan Asesmen Nasional (AN) yang semakin dekat, Badan Standar, Kurikulum dan Asesmen Pendidikan, Kemdikbudristek, mengumumkan pengisian instrumen Survei Lingkungan Belajar untuk kepala satuan pendidikan dan pendidik (guru), baik di sekolah maupun madrasah yang melaksanakan AN Tahun 2021 ini.


Adalah surat pemberitahuan Badan Standar, Kurikulum dan Asesmen Pendidikan (dulu BSNP), nomor 1424/H4/PG.00.02/2021 tertanggal 17 September 2021. Surat ini ditujukan langsung kepada operator dan proktor satuan pendidikan jenjang Pendidikan Dasar maupun Menengah di seluruh Indonesia.


Dalam surat yang ditandatangani oleh Kepala Pusat Badan Standar, Kurikulum dan Asesmen Pendidikan, Asrijanty, Ph.D., disebutkan bahwa Survei Lingkungan Belajar bertujuan untuk memotret berbagai aspek yang terkait dengan lingkungan belajar di kelas maupun di tingkat satuan pendidikan, sehingga dapat memberikan informasi komprehensif mengenai input dan proses pembelajaran.

Pengisian Survei Lingkungan Belajar

Disebutkan dalam surat tersebut antara lain, Dengan hormat, kami informasikan bahwa dalam pelaksanaan Asesmen Nasional (AN), seluruh kepala satuan pendidikan dan pendidik (guru) diwajibkan mengisi instrumen Survei Lingkungan Belajar. Survei Lingkungan Belajar bertujuan untuk memotret berbagai aspek yang terkait dengan lingkungan belajar di kelas maupun di tingkat satuan pendidikan, sehingga diharapkan hasil AN memberikan informasi komprehensif mengenai input dan proses pembelajaran. 


Adapaun terkait waktu pengisian Survei Lingkungan Belajar AN, sebagaimana disebutkan dalam surat, akan dilaksanakan sesuai dengan jadwal Asesmen Nasional untuk masing-masing jenjang. Pengisian Survei Lingkungan Belajar untuk kepala satuan pendidikan dan pendidik (guru) dilaksanakan sesuai jadwal pada masing-masing jenjang yang sudah ditetapkan melalui POS pelaksanaan AN.


Baca : Jadwal Asesmen Nasional 2021 Semua Jenjang


Sebelum pengisian survei lingkungan belajar, masing-masing kepala sekolah dan guru akan diberikan kartu login untuk bisa mengakses laman survei yang beralamat di https://surveilingkunganbelajar.kemdikbud.go.id/login


Berikut halaman awal laman Survei Lingkungan Belajar (SLB) saat diakses Ayo Madrasah.

Laman Survei Lingkungan Belajar

Baca : Persamaan dan Perbedaan ANBK dan AKMI


Kartu Login ini nantinya akan dapat dicetak oleh operator atau proktor sekolah/madrasah masing-masing dari laman dashboard SLB yang beralamat di https://dashboardslb.kemdikbud.go.id.


Disebutkan dalam surat pemberitahuan tersebut bahwa demi kelancaran pengisian survei tersebut, seluruh operator/proktor satuan pendidikan agar melakukan cetak kartu login pengisian survei. 


Selanjutnya, masih berdasar surat tersebut, Informasi detail mengenai mekanisme cetak kartu login dan hal-hal lain terkait pengisian Survei Lingkungan Belajar dapat diakses melalui laman https://dashboardslb.kemdikbud.go.id.


Namun saat Ayo Madrasah mencoba mengakses laman Dashboard SLB ini pada Jumat (17/09/2021) siang, masih tidak bisa diakses. Hanya menampilkan peringatan, Maaf, saat ini Survei Lingkungan Belajar Belum Dimulai!


Surat pemberitahuan selengkapnya dapat dibaca dan diunduh melalui tomboh download di bawah ini.


Surat Pengisian Survei Lingkungan Belajar

Menilik pada tembusan surat, surat pemberitahuan pengisian Survei Lingkungan Belajar Asesmen nasional 2021 ini ditembuskan juga kepada jajaran Kementerian Agama mulai dari Dirjen Pendidikan Islam Kemenag hingga ke Kepala Kantor Kemenag Kabupaten/Kota.


Baca : Tanggal Penting Pelaksanaan Asesmen Nasional 2021


Sehingga sudah dapat diapastikan bahwa isi surat akan berlaku juga bagi madrasah yang berada di bawah naungan Kementerian Agama. Terkait dengan hal-hal lain, kemungkinan akan ada surat edaran tersendiri dari Kemenag guna memperkuat pelaksanaan Pengisian Survei Lingkungan Belajar AN 2021 sebagaimana isi surat ini.

14 Sep 2021

Cara Pengisian Pendataan AKMI Tahun 2021

Cara Pengisian Pendataan AKMI Tahun 2021

Terkait persiapan penyelenggaraan Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia Tahun 2021, setiap Madrasah Ibtidaiyah yang ditetapkan menjadi pelaksana AKMI 2021, wajib untuk mengisi pendataan AKMI Tahun 2021. Pengisian pendataan ini terdiri atas dua bagian yaitu pengisian survei awal (Data Madrasah Peserta AKMI) dan pengisian Tim Madrasah (Biodata Peserta).


Kedua pendataan terkait persiapan pelaksanaan AKMI Tahun 2021 dapat dilakukan melalui laman Komponen II Madrasah Education Quality Reform Kemenag yang beralamat di appmadrasah.kemenag.go.id/komponen2/validasi


Dalam artikel Ayo Madrasah kali ini, akan diuraikan bagaimana cara melakukan pengisian data untuk madrasah calon penyelenggara AKMI 2021. Baik mengisi Data Madrasah Peserta maupun mengisi Biodata Tim Madrasah.

Cara Pengisian Pendataan AKMI

Baca : Persamaan dan Perbedaan ANBK dan AKMI


Sebelumnya, silakan lakukan pengecekan apakah Madrasah Ibtidaiyah yang bersangkutan termasuk sebagai madrasah penyelenggara AKMI tahun ini atau bukan. Karena pada penyelenggaraan di tahun 2021 ini AKMI hanya akan dilaksanakan oleh 12.809 MI terpilih. Ini adalah sekitar 50% dari total MI se-Indonesia. Sisanya, akan menyelenggarakan AKMI di tahun 2022 bersamaan dengan jenjang MTs dan MA.


Untuk mengecek daftar madrasah penyelenggara AKMI 2021 sila buka artikel sebelumnya, AKMI 2021 Diikuti 50% MI Se-Indonesia, MTs dan MA Kapan? atau Edaran Pengisian Pendataan AKMI


Cara Pengisian Data Madrasah Peserta AKMI


Langkah pertama bagi madrasah yang tercantum dalam daftar penyelenggara AKMI 2021 adalah mengisi Data Madrasah Peserta AKMI atau Survei Awal.


Cara mengisi survei awal ini adalah sebagai berikut:

1. Buka laman Komponen II MEQR yang beralamat di https://appmadrasah.kemenag.go.id/komponen2/validasi/ lalu pilih "Data Madrasah Peserta AKMI"


2. Dapat juga langsung menuju laman login yang beralamat di https://appmadrasah.kemenag.go.id/komponen2/validasi/login/validitas


3. Setelah terbuka laman login silakan masukkan NSM masing-masing baik sebagai username maupun password

Pengisian Pendataan AKMI 01

4. Setelah berhasil login untuk yang pertama kali jangan lupa untuk melakukan perubahan password. Caranya dengan mengklik tombol "Akun Anda" atau menu "Perbaharui Akun" lalu masukkan password baru yang dikehendaki di kolom "Password"  dan "Konfirmasi Password" >> klik tombol Perbaharui Akun


5. Klik menu Profile Madrasah. Lengkapi data yang tersedia meliputi Jumlah siswa perjenis kelamin, dan lokasi madrasah berdasarkan titik kordinat.


6. Jawab beberapa pertanyaan survei yang meliputi:

  • Apakah madrasah Bapak/Ibu telah menggunakan website elearning yang dikembangkan oleh Kementerian Agama RI?
  • Berapa jumlah komputer yang tersedia di madrasah dan bisa digunakan dalam AKMI ?
  • Jika jumlah komputer atau akses internet tidak memadai, apakah madrasah akan meminjam fasilitas dari sekolah/madrasah lain?
  • Apakah moda asesmen yang dipilih madrasah ?


7. Jika sudah terisi semua, sila klik tombol "Simpan Data"

Pengisian Pendataan AKMI 02

8. Klik menu "Pendataan" >> "Pengawas" untuk menambahkan data yang ditugasi sebagai Pengawas Ruang AKMI 2021. Klik "Tambah Data" lalu isikan Nama, NIK, Email, Tempat dan Tanggal Lahir, dan Ruang yang diawasi. Jika sudah klik "Simpan Data"

Pengisian Pendataan AKMI 03

9. Ulangi poin ke-8 tersebut jika ruang AKMI lebih dari satu.


10. Klik menu "Pendataan" >> "Proktor" untuk menambahkan guru yang ditugasi sebagai proktor AKMI. Klik "Tambah Data" lalu isikan Nama, NIK, Email, Tempat dan Tanggal Lahir, dan Ruang yang diawasi. Jika sudah klik "Simpan Data"


11. Klik menu "Pendataan" >> "Teknisi" untuk menambahkan guru yang ditugasi sebagai teknisi AKMI. Klik "Tambah Data" lalu isikan Nama, NIK, Email, Tempat dan Tanggal Lahir, dan Ruang yang diawasi. Jika sudah klik "Simpan Data"


Pengisian Data Madrasah Peserta AKMI atau Survei Awal telah selesai


Selanjutnya proktor dan teknisi melakukan pengisian Data Peserta di laman Biodata Peserta.


Cara Pengisian Tim Madrasah (Biodata Peserta)


Setelah madrasah menetapkan Tim Madrasah yang terdiri atas proktor, teknisi, dan pengawas ruang AKMI, dan telah diisikan dalam "Data Madrasah Peserta AKMI" sebagaimana di ejlaskan di atas, Tim Madrasah melengkapi data "Biodata Peserta" di laman Komponen II MEQR.


Cara pengisian Biodata Peserta adalah sebagai berikut:


1. Buka laman Komponen II MEQR yang beralamat di https://appmadrasah.kemenag.go.id/komponen2/validasi/ lalu pilih "Biodata Peserta"


2. Dapat juga langsung menuju laman login yang beralamat di https://appmadrasah.kemenag.go.id/komponen2/event/


3. Terbuka laman Peserta Kegiatan:

  • Pilih "Tim MI Peserta AKMI 2021"
  • Masukkan email yang aktif di kolom email
  • Masukkan Nomor HP yang aktif di kolom Nomor HP
  • Klik tombol "Daftar Sebagai Peserta"

Pengisian Pendataan AKMI 04

4. Terbuka Dashboard Tim MI Peserta AKMI 2021, klik menu "Isi Biodata" atau tombol "Biodata"


5. Isi dan lengkapi kolom-kolom yang tersedia mulai dari data pribadi seperti NIK, Nama, NPWP, Jenis Kelamin, Tempat dan Tanggal Lahir, Pendidikan Terakhir, Nama dan Nomor Rekening Bank, Data Madrasah, dan Jabatan dalam AKMI 2021.

Pengisian Pendataan AKMI 05

6, Jika sudah lengkap, klik tombol "Selanjutnya"


7. Muncul laman "Tahap 2 Tanda Tangan". Dengan menggunakan mouse atau touchpad laptop, gambar tanda tangan Anda di dalam kotak yang tersedia.


8. Klik "Ambil tanda Tangan"


9. Jika sudah, klik Tombol "Selanjutnya"

Pengisian Pendataan AKMI 06

10. Muncul "Tahap 3 Selesai". Cek ulang data yang terisi. Jika ada kesalahan silakan klik tombol "Sebelumnya" dan lakukan perubahan.


11. Klik "Cetak Biodata" untuk mencetak hasil isian


12. Klik menu "Unggah Dokumen". Unggah dokumen yang terdiri atas halaman pertama buku rekening, KTP, NPWP, pakta Integritas, dan Surat Tugas

Pengisian Pendataan AKMI 07

Ulangi langkah-langkah di atas untuk masing-masing mengisikan data proktor, teknisi, dan pengawas ruang AKMI 2021.


Cek dan pantau hasil verifikasi dengan cara masuk ke laman Biodata Peserta, sebagaimana langkah-langkah nomor 1 s.d 4 di atas, lalu klik menu "Hasil Verifikasi"


Itulah panduan lengkap cara pengisian Pendataan AKMI 2021 baik pengisian data madrasah penyelenggara maupun biodata Tim Madrasah yang meliputi proktor, teknisi, dan pengawas ruang AKMI.

13 Sep 2021

Persamaan dan Perbedaan ANBK dan AKMI

Persamaan dan Perbedaan ANBK dan AKMI

Tidak sedikit warga madrasah yang bertanya-tanya, apa persamaan dan perbedaan dari ANBK dan AKMI. Perbedaan yang paling ketara tentu dari nama dan penyelenggaranya. ANBK atau Asesmen Nasional Berbasis Komputer (disebut juga AN saja) dilaksanakan oleh Kemdikbud sedang AKMI atau Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia diselenggarakan oleh Kementerian Agama.


Persamaan antara ANBK dan AKMI, tentu sama-sama melakukan evaluasi untuk mengukur kompetensi yang dilaksanakan di tahun 2021 ini.


Baca : Edaran Pengisian Pendataan AKMI

Perbedaan ANBK dan AKMI

Namun apakah hanya itu saja persamaan dan perbedaan antara ANBK dan AKMI?


Persamaan ANBK dan AKMI


Baik ANBK dan AKMI sama-sama merupakan evaluasi yang digunakan untuk memetakan mutu sistem pendidikan dengan menggunakan instrumen asesmen kompetensi. Titik berat keduanya, secara garis besar, sama-sama pada kompetensi lietrasi dan numerasi.


Persamaan kedua adalah sama-sama berbasis komputer. Dalam penggunaan moda pun, baik ANBK maupun AKMI memberikan dua pilihan moda yaitu online dan semi online. Online berarti peserta asesmen mengerjakan soal langsung secara online (daring) dari server pusat. Sedang semionline, melalui beberapa tahap yang dimulai dari sinkronisasi secara online antara server pusat dengan server sekolah, peserta mengerjakan secara offline dari server sekolah, kemudian setelahnya sekolah mengirimkan hasil pekerjaan siswa ke server pusat secara online.


Itu beberapa persamaan antara ANBK dan AKMI yang dapat dihimpun oleh Ayo Madrasah. Mungkin bisa ditambahkan beberapa persamaan lainnya.


Perbedaan ANBK dan AKMI


Dari berbagai sumber, termasuk dari POS ANBK 2021, Ayo Madrasah merangkum beberapa perbedaan antara ANBK dan AKMI.


Perbedaan utama adalah terkait dengan peserta. Dimana pada ANBK akan diikuti oleh Kepala Sekolah, guru, dan siswa sedangkan pada AKMI hanya diikuti oleh siswa saja. Pada ANBK kepala sekolah dan guru hanya akan mengisi survei lingkungan belajar, namun untuk siswa meliputi Asesmen Kompetenti Minimum (Literasi dan Numerasi), Survei Karakter, dan Survei Lingkungan Belajar. Sedang pada AKMI siswa menyelesaiakan evaluasi untuk Literasi Membaca, Literasi Numerasi, Literasi Sains, dan Literasi Sosial Budaya.


Baca : Jadwal Asesmen Nasional 2021 Semua Jenjang


Masih terkait dengan peserta, perbedaan mencolok selanjutnya adalah ANBK akan diikuti oleh sampel siswa kelas 5 SD/MI (35 siswa persekolah), dan siswa kelas 8 SMP/MTs dan kelas 11 SMA/MA/SMK (50 siswa persekolah).


Sedangkan peserta AKMI adalah seluruh siswa kelas 5 MI, 8 MTs, dan 11 MA/MAK. Namun untuk pelaksanaan di tahun 2021 ini AKMI hanya akan diikuti oleh 50 persen Madrasah Ibtidaiyah, atau sejumlah 12.809 MI terpilih di seluruh Indonesia. Sisanya, 50% MI lainnya bersama dengan jenjang MTs dan MA akan mengikuti AKMI di tahun 2022.


Baca : AKMI 2021 Diikuti 50% MI Se-Indonesia, MTs dan MA Kapan?


Perbedaan antara ANBK dan AKMI selengkapnya dapat dilihat melalui tabel berikut ini.


PerbedaanANBKAKMI
NamaAsesmen Nasional (AN) atau Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK)Asesmen Kompetensi Madrasah Ibtidaiyah (AKMI)
PengertianAsesmen Nasional adalah evaluasi yang dilakukan oleh pemerintah untuk pemetaan mutu sistem pendidikan pada tingkat satuan pendidikan dasar dan menengah dengan menggunakan instrumen asesmen kompetensi minimum (Literasi Membaca dan Numerasi), survei karakter, dan survei lingkungan belajar.AKMI adalah evaluasi yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama untuk mengukur kompetensi peserta didik madrasah dalam Literasi Membaca, Literasi Numerasi, Literasi Sains dan Literasi Sosial Budaya.
Pesertaa. Kepala satuan pendidikan
b. Seluruh Pendidik
c. Siswa Kelas V, VIII, & XI yang terpilih sebagai sampel pada satuan pendidikan (35 siswa per sekolah dasar dan 45 siswa per sekolah menengah
Seluruh siswa Kelas V MI, VIII MTs, & XI MA/MAK
Instrumen untuk Siswaa. Asesmen Kompetenti Minimum (Literasi dan Numerasi)
b. Survei Karakter
c. Survei Lingkungan Belajar
a. Literasi Membaca
b. Literasi Numerasi
c. Literasi Sains
d. Literasi Sosial Budaya
Instrumen untuk Kepala dan GuruSurvei Lingkungan Belajar-
Tingkat Kelas dan Jenjang Siswa Pesertaa. Kelas 5 SD/MI/Paket A/Ula
b. Kelas 8 SMP/MTs/Paket B/Wustha
c. Kelas 11 SMA/MA/SMK/MAK/Paket C/Ulya
a. Kelas 5 MI (50% MI se-Indonesia) di tahun 2021
b. Kelas 5 MI (50% MI sisanya), Kelas 7 MTs, dan Kelas 11 MA di tahun 2022
Waktu Pelaksanaana. SMK/MAK/Paket C : 20 - 23 September 2021
b. SMA/MA : 27 - 30 September 2021
c. SMP/MTs/Paket B : 4 - 7 Oktober
d. SD/MI/Paket A Gel. I : 8 - 11 November 2021
e. SD/MI/Paket A Gel. II : 15 - 18 November 2021
MI : 20 Oktober - 6 November   2021
Kategori Pencapaian KompetensiTerdiri atas 4 level, yaitu:
1. Perlu Intervensi Khusus
2. Dasar
3. Cakap
4. Mahir
Terdiri atas 5 level, yaitu:
1. Perlu Intervensi Khusus
2. Dasar
3. Cakap
4. Terampil
5. Perlu Ruang Kreasi

Itulah sederet perbedaan antara Asesmen Nasional (AN) dan Asesmen Nasional Madrasah Indonesia (AKMI) yang dirangkum Ayo Madrasah dari berbagai sumber. Jika masih terdapat perbedaan yang terlewat sila tulis di kolom komentar.


Baca Juga: Tanggal Penting Pelaksanaan Asesmen Nasional 2021


Dengan memahami persamaan dan perbedaan antara ANBK dan AKMI ini semoga makin mempermudah semua pihak, terutama madrasah, dalam mempersiapkan diri menyelenggarakan kedua gelaran uji kompetensi tersebut.

12 Sep 2021

AKMI 2021 Diikuti 50% MI Se-Indonesia, MTs dan MA Kapan?

AKMI 2021 Diikuti 50% MI Se-Indonesia, MTs dan MA Kapan?

Pelaksanaan Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia (AKMI) Tahun 2021 ini hanya akan diikuti oleh siswa kelas 5 dari 50% Madrasah Ibtidaiyah (MI) yang ada di Indonesia. Demikian salah satu poin dalam dokumen presentasi Rapat Koordinasi Nasional AKMI yang digelar Direktorat KSKK Madrasah Dirjen Pendis Kemenag di Bandung pada 8-10 September 2021.


Sebelumnya, Dirjen Pendid Kemenag telah menerbitkan surat Pemberitahuan Pengisian Pendataan AKMI Tahap I. Dalam surat bernomor B-2914/DJ.I/Dt.I.I/PP.00/09/2021 yang menyertakan link daftar madrasah pelaksana AKMI tersebut ternyata tidak semua madrasah menjadi pelaksana AKMI Tahun 2021. Daftar hanya memuat sebagian Madrasah Ibtidaiyah, bahkan tanpa menyertakan jenjang setelahnya, MTs dan MA.

AKMI 2021


Tidak heran jika kemudian menimbulkan beragam pertanyaan. Kenapa hanya jenjang Madrasah Ibtidaiyah saja? Apakah jenjang Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah tidak menyelenggarakan AKMI? MI yang tidak termuat dalam daftar akankah mengikuti AKMI Tahap berikutnya dan kapan tahap berikutnya?


Baca : Edaran Pengisian Pendataan AKMI


50% MI Sisanya, Beserta MTs dan MA Kapan?


Berdasar dokumen di atas, terjawab bahwa pada penyelenggaraan Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia di tahun 2021 hanya akan diikuti oleh 50 persen dari seluruh Madrasah Ibtidaiyah di Indonesia. Baca: Jumlah Madrasah di Indonesia.


Daftar Madrasah Ibtidaiyah yang akan menyelenggaran AKMI di tahun 2021 ini adalah sebagaimana daftar di bawah ini.



Untuk mengunduh, klik "File >> Download >> Type File"


Madrasah pelaksana AKMI tersebut adalah madrasah baik negeri maupun swasta yang telah memiliki ijin operasional, memiliki NPSN yang valid, dan terdaftar dalam pangkalan data Emis.


Lalu pertanyaan lainnya, 50% MI lainnya beserta jenjang MTs dan MA apakah akan melaksanakan AKMI juga? Kalau iya, kapan?


Masih berdasar dokumen yang diterima Ayo Madrasah, 50% MI lainnya bersama dengan jenjang MTs dan MA akan melaksanakan AKMI di tahun 2022.


Jadi untuk jenjang Madrasah Ibtidaiyah dibagi menjadi dua kelompok. Separo MI melaksanakan AKMI di tahun 2021 dan separo lainnya akan melaksanakan di tahun 2022. Sedang untuk jenjang MTs dan MA akan menyelenggarakan AKMI di tahun 2022.


Penyelenggaraan AKMI Tahun 2021 direncanakan akan digelar mulai tanggal 20 Oktober hingga 6 November 2021. Dimana setiap siswa akan mengikuti asesmen selama dua hari berturut-turut dengan materi yang meliputi literasi membaca, literasi sains, literasi numerasi, dan survei karakter sosial budaya.


Baca : Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia (AKMI) Digelar Oktober 2021


Syarat Peserta AKMI Tahun 2021


Peserta AKMI Tahun 2021 adalah seluruh peserta didik yang duduk di kelas 5 MI Tahun Pelajaran 2021/2022 dari madrasah yang telah ditetapkan. Jadi berbeda dengan ANBK yang hanya mengambil sampel, 30 siswa SD/MI dan 45 siswa sekolah menengah, pada AKMI semua siswa kelas 5 akan menjadi peserta.


Kelas 5 Madrasah Ibtidaiyah yang menjadi peserta AKMI ini tentunya harus memenuhi beberapa persyaratan. Persyaratan tersebut diantaranya adalah:

  1. Terdaftar dalam Emis
  2. Memiliki NISN yang valid
  3. Masih aktif di Madrasah Ibtidaiyah
  4. Duduk di kelas 5 MI pada saat pelaksanaan AKMI
  5. Tidak memiliki hambatan bahasa, membaca, atau penglihatan


Bagi Madrasah Ibtidaiyah yang tahun 2021 sudah harus menggelar AKMI, silakan untuk mengikuti tahapan-tahapan yang telah ditetapkan. Pun bagi madrasah yang baru akan mengikuti di tahun 2022 tidak ada salahnya jika melaksanakan persiapan mulai sekarang.

11 Sep 2021

Edaran Pengisian Pendataan AKMI

Edaran Pengisian Pendataan AKMI

Persiapan gelaran Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia (AKMI) terus dilakukan. Kali ini Dirjen Pendidikan Islam Kemenag menerbitkan Edaran perihal Pemberitahuan Pengisian Pendataan AKMI Tahap I. Surat bernomor B-2914/DJ.I/Dt.I.I/PP.00/09/2021 dan diterbitkan pada 10 September 2021 ini ditujukan kepada Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi C.q. Kabid Pendidikan Madrasah/Pendis di seluruh Indonesia.


Dalam surat tersebut disebutkan bahwa dalam rangka pelaksanaan Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia (AKMI), Project Management Unit Realizing Education’s Promise Madrasah Education Quality Reform (IBRD 8992-ID), Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kemenag, madrasah yang menjadi pelaksana Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia (AKMI) diwajibkan melakukan pengisian pendataan AKMI tahap I.


Baca : Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia (AKMI) Digelar Oktober 2021

Pendataan AKMI


AKMI atau Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia, dikutip dari Ayo Madrasah, merupakan penilaian kompetensi mendasar terhadap seluruh murid madrasah yang kemudian akan dijadikan alat ukur guna mengembangkan kapasitas diri dan berpartisipasi positif pada masyarakat. AKMI sebagai metode penilaian yang komprehensif untuk mendiagnosis kelebihan dan kelemahan siswa pada literasi membaca, literasi numerasi, literasi sains dan literasi sosial budaya termasuk survei karakter.


Menurut Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Moh Isom Yusqi, yang dilansir Ayo Madrasah dari laman kemenag.go.id, AKMI 2021 akan mengukur tingkat literasi membaca, literasi numerasi, literasi sains dan literasi sosial budaya siswa kelas 5 Madrasah Ibtidaiyah.


Untuk itu tidak mengherankan jika kemudian dikeluarkan Surat bernomor B-2914/DJ.I/Dt.I.I/PP.00/09/2021 perihal Pemberitahuan Pengisian Pendataan AKMI Tahap I.


Dalam surat itu setiap Madrasah Ibtidaiyah se-Indonesia memiliki tiga tugas awal. Ketiga tugas yang harus segera dilaksanakan kaitannya dalam persiapan penyelenggaraan AKMI 2021 antara lain:


1. Mengecek apakah termasuk sebagai Madrasah Ibtidaiyah yang menjadi tempat pelaksanaan AKMI 2021. Untuk melihat dan mengecek, lihat daftar madrasah melalui link berikut: https://bit.ly/MadrasahAKMI2021


2. Bagi madrasah yang terdaftar sebagai pelaksana AKMI, sebagaimana daftar di nomor 1, untuk segera mengisi survei awal melalui link : https://appmadrasah.kemenag.go.id/komponen2/validasi/login/validitas

Pengisian Pendataan AKMI

Beberapa hal terkait pengisian survei ini antara lain:

  1. Survei awal ini untuk mencakup beberapa pendataan terkait jumlah siswa kelas 5 yang akan ikut sebagai peserta AKMI, lokasi madrasah, penggunaan elearning, jumlah komputer yang dapat digunakan, serta moda asesmen yang dipilih, online atau semionline. Selain itu juga isian terkait dengan Tim AKMI Madrasah yang terdiri atas pengawas, proktor, dan teknisi.
  2. Untuk mengakses laman survei, gunakan NSM masing-masing madrasah baik sebagai username ataupun password. Setelah berhasil login yang pertama kali, diharap untuk melakukan pergantian password. Pergantian password dapat dilakukan melalui menu "Perbaharui Akun".
  3. Survey awal dapat diisi melalui menu "Profil Madrasah", sedang isian terkait pengawas, proktor, dan teknisi madrasah dilakukan melalui menu "Pendataan"

3. Tim madrasah yang terdiri dari proktor, teknisi, dan pengawas silahkan melengkapi data terkait kegiatan Tim MI Peserta AKMI 2021. Pengisian dapat dilakukan melalui link https://appmadrasah.kemenag.go.id/komponen2/event/


Surat selengkapnya adalah sebagai berikut:

Surat Pendataan AKMI

Tidak ada tanggal batas waktu pengisian pendataan dalam surat pemberitahuan dari Dirjen Pendis tersebut. Namun bisa jadi Kanwil Kemenag Provinsi atau Kantor Kemenag Kabupaten/Kota akan menerbitkan surat turunan yang dilengkapi batas akhir waktu pengisian pendataan AKMI. Meski demikian tidak ada salahnya untuk segera mempersiapkan segala sesuatu terkait pengisian Pendataan AKMI ini.

Cara Menambah Guru Baru di Emis 4.0

Cara Menambah Guru Baru di Emis 4.0

Fitur untuk menambahkan guru dan tenaga kependidikan (GTK) baru di Emis 4.0 sudah aktif. Fitur tambah guru baru ini menjadi salah satu fitur yang ditunggu-tunggu guru madrasah. Oleh karena itu, kali ini Ayo Madrasah akan mengulas cara menambah guru dan tenaga kependidikan (GTK) baru di layanan Emis 4.0.


Sebelumnya, Ayo Madrasah juga telah menerbitkan cara menonaktifkan guru di layanan Emis. Simak langkah-langkahnya di artikel Cara Menonaktifkan Guru di Emis 4.0

Tambah Guru Baru di Emis

Baca Juga: Hal-Hal Penting Terkait dengan Pendataan di Emis 4.0


Menambahkan guru adalah proses mengangkat dan memasukkan data guru yang belum terdaftar di layanan Emis menjadi guru atau tenaga kependidikan. Bagaimana cara menambahkan guru di Emis? Simak cara dan langkah-langkahnya sebagai mana berikut.

  1. Operator login Emis dengan menggunakan akun operator
  2. Klik menu Guru dan Tenaga Kependidikan hingga muncul daftar submenu
  3. Klik submenu Pengajuan GTK
  4. "Terbuka laman Pengajuan GTK Baru", klik tombol "Tambah"

    Tambah Guru Baru di Emis 01

  5. Muncul halaman dengan form isian "Tambah Guru dan Tenaga Kependidikan"
  6. Isikan kolom-kolom yang tersedia mulai dari Gelar Depan (jika ada), Nama Lengkap, Gelar Belakang, Status Kepegawaian (PNS atau Non PNS), NIP, NIK, NUPTK, TMT Pegawai, No Handphone, email, Jenis Kelamin, Tempat Lahir, Tanggal Lahir, Agama, Golongan darah, Informasi Tempat Tinggal, Informasi Keluarga, Status Perkawinan, hingga Penugasan.
  7. Klik Simpan

    Tambah Guru Baru di Emis 2

  8. Muncul notifaikasi klik "Ya"
  9. Muncul notifikasi Data GTK baru berhasil ditambahkan, klik "Tutup"


Sampai di tahap ini data guru baru berhasil ditambahkan namun statusnya masih "Diajukan" dan menunggu persetujuan Kepala Madrasah.


  1. Untuk itu, Kepala Madrasah melakukan langkah-langkah persetujuan sebagai berikut:
  2. Kepala Madrasah login ke portal Emis dengan menggunakan akun Kepala Lembaga
  3. Klik menu Guru dan Tenaga Kependidikan hingga muncul daftar submenu
  4. Klik submenu Persetujuan GTK Baru
  5. Terbuka laman Persetujuan GTK Baru dengan daftar guru baru yang telah diajukan oleh operator madrasah
  6. Klik tombol "Lihat Detail" pada ujung kanan pada daftar nama guru baru yang diajukan
  7. Terbuka detail guru. Silakan lakukan cek dan ricek data guru apakah sudah benar atau belum
  8. Jika sudah klik tombol "Setuju" di pojok kanan bawah
  9. Muncul notifaikasi klik "Ya"
  10. Muncul notifikasi Permintaan Penambahan GTK Baru Berhasil Disetujui, klik "Tutup"


Penambahan guru baru berhasil. Untuk memastikan bisa dilakukan pengecekan di menu Guru dan Tenaga Kependidikan >> Daftar GTK. Cari nama guru yang bersangkutan lalu perhatikan pada kolom "Status" sudah berubah menjadi Aktif.


Itulah cara mudah menambah guru baru di Emis 4.0 yang mana fiturnya baru saja diaktifkan dan bisa digunakan pada portal Emis 4.0.

Cara Menonaktifkan Guru di Emis 4.0

Cara Menonaktifkan Guru di Emis 4.0

Cara menonaktifkan guru dan tenaga kependidikan (GTK) di Emis 4.0, banyak ditanyakan oleh operator Emis Madrasah. Menonaktifkan guru karena memang mulai semester ini yang bersangkutan sudah tidak mengajar atau bekerja lagi madrasah yang bersangkutan. Atau bisa jadi, dahulu statusnya sudah nonaktif tetapi akibat generate data oleh Emis 4.0, justru tercatat kembali sebagai GTK aktif.


Kasus terakhir, guru yang semula sudah nonaktif ketika di Emis versi lama, tiba-tiba statusnya kembali menjadi aktif di Emis 4.0, ternyata banyak terjadi.

Menonaktif Guru di Emis

Nah, bagaimana cara menonaktifkan guru dan tenaga kependidikan di Emis 4.0 ini?


Ternyata cara untuk menonaktifkan guru sangat mudah.


Baca Juga: Edaran Pemutakhiran Data Emis Semester Ganjil 2021/2022


Langkah-langkah yang harus dilakukan untuk melakukan nonaktif guru maupun tenaga kependidikan adalah sebagai berikut:

  1. Operator login ke portal Emis dengan menggunakan akun operator
  2. Klik menu Guru dan Tenaga Kependidikan
  3. Klik submenu Daftar GTK
  4. Klik tab "Guru" atau "Tenaga Kependidikan", sesuai jabatan GTK yang akan dinonaktifkan
  5. Cari nama guru atau tenaga kependidikan yang akan dinonaktifkan

    Cara Nonaktif Guru 01

  6. Klik tombol "Ubah Data" di ujung kanan nama guru yang akan dinonaktifkan
  7. Muncul detail GTK yang bersangkutan, klik tab "Status dan Riwayat Kepegawaian"
  8. Muncul daftar riwayat kepegawaian, klik tombol "Ubah Data" di ujung kanan

    Cara Nonaktif Guru 02

  9. Muncul form "Ubah Data Kepegawaian.
  10. Isikan tanggal efektif dengan tanggal mulai nonaktif 
  11. Ubah Status Keaktifan yang semula Aktif menjadi Tidak Aktif
  12. Pilih alasan tidak aktif 
  13. Isi kolom No SK  dengan Nomor SK Penonaktifan
  14. Isi kolom Tanggal SK dengan tanggal terbitnya SK Penonaktifan)
  15. Pilih Jenis SK 
  16. Upload file SK Penonaktifan dalam format PDF berukuran maksimal 2 MB\
  17. Klik tombol Simpan

Cara Nonaktif Guru 03

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas maka guru atau tenaga kependidikan akan berubah status dari yang semula aktif menjadi tidak aktif. 


Cara ini juga berlaku untuk sebaliknya, mengubah status guru atau tenaga kependidikan yang semula noanaktif menjadi aktif kembali.


Baca Juga: Panduan Emis 4.0 Lengkap Khusus Operator dan Kamad


Bagi madrasah yang terdapat perubahan status guru menjadi nonaktif atau bahkan guru yang semula sudah tidak aktif tetapi statusnya berubah kembali menjadi aktif bisa melakukan cara dan langkah-langkah di atas untuk menonaktifkan guru di Emis 4.0.

3 Sep 2021

Panduan Mengisi Kesiapan PTM Melalui Siapbelajar Kemenag

Panduan Mengisi Kesiapan PTM Melalui Siapbelajar Kemenag

Panduan mengisi kesiapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) melalui aplikasi di laman siapbelajar.kemenag.go.id. Laman ini merupakan Daftar Isian Kesiapan Pembelajaran Tatap Muka Terbatasdi madrasah  tahun Pelajaran 2021/2022 yang dibuat oleh Direktorat Pendidikan Islam Kemenag. 


Sesuai dengan Edaran Ditjen Pendis yang terbaru, terkait dengan penyelenggaraan PTM, pemberian rekomendasi pelaksanaan PTM Terbatas memanfaatkan daftar isian di laman siapbelajar.kemenag.go.id. Terkait edaran ini, baca artikel Edaran Panduan PTM di Madrasah & Pesantren Saat PPKM.


Kepala Madrasah, semua Guru, dan semua Peserta Didik RA dan Madrasah wajib mengisi daftar periksa kesiapan PTM terbatas melalui laman https://siapbelajar.kemenag.go.id. Pengisian oleh peserta didik dapat dilakukan oleh orang tua atau wali siswa.


Hasil dari isian ini kemudian akan diverifikasi oleh Kantor Kemenag Kabupaten/Kota, melakukan koordinasi dengan Satuan Tugas COVID-19, hingga kemudian memberikan rekomendasi kesiapan pelaksanaan PTM terbatas di madrasah tersebut. Rekomendasi yang dikeluarkan bisa berupa izin melaksanakan PTM Terbatas, PTM Terbatas dengan syarat, ataupun justru tetap Belajar Dari Rumah.


Pengisian Daftar Periksa Kesiapan ini dilakukan secara online melalui laman https://siapbelajar.kemenag.go.id dan harus diisi oleh Kepala Madrasah, seluruh guru, dan seluruh peserta didik (bisa diisikan oleh wali murid). Untuk itu, Ditjen Pendidikan islam Kemenag pun telah menyusun tutorial dan panduan cara mengisi Daftar Periksa Kesiapan melalui laman Siapbelajar Kemenag ini.

Panduan Isi Siapbelajar Kemenag

Tutorial dan panduan mengisi Kesiapan PTM melalui Siapbelajar Kemenag terdiri atas panduan untuk Admin Madrasah, Peserta Didik atau Orangtua Siswa, Guru dan Tenaga Kependidikan, hingga untuk Admin di tingkat Kantor Kemenag Kab/Kota, Kanwil Provinsi, hingga Pusat. Panduan tersebut bisa dilihat langsung melalui laman Siapbelajar Kemenag.


Ayo Madrasah, merangkum panduan mengisi Kesiapan PTM melalui Siapbelajar Kemenag khusus untuk Admin Madrasah, Peserta Didik atau Orangtua Siswa, dan Guru atau Tenaga Kependidikan.


Panduan Mengisi Siapbelajar Kemenag untuk Admin Madrasah

Tampilan laman Siapbelajar Kemenag

Untuk mengisi Daftar Kesiapan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas di Madrasah oleh Admin Madrasah, langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

  • Buka laman Siap Belajar yang beralamat di https://siapbelajar.kemenag.go.id
  • Klik tombol Login Emis
  • Akan terbuka halaman login Emis, silakan masukkan email dan password login Emis baik sebagai operator madrasah ataupun sebagai Kepala Madrasah.
  • Centang kotak di depan tulisan "Saya bukan robot", kemudian klik Login
  • Akan diarahkan kembali ke dashboard laman Siap Belajar
  • Terdapat menu Beranda, Hasil Daftar Isian, panduan, dan Login
  • Pada halaman Beranda terdapat:
    • Tombol untuk mengisi Daftar kesiapan oleh Madrasah
    • Link untuk isian Peserta Didik yang bisa dibagikan kepada siswa atau wali murid
    • Link untuk isian Pendidik yang bisa dibagikan kepada Guru dan tenaga Kependidikan
  • Klik tombol "Buka Daftar Isian Kesiapan Madrasah" untuk mulai mengisi bagi Madrasah.

    Pengisian Daftar Kesiapan PTM oleh Madrasah 1

  • Muncul daftar pertanyaan yang harus diisi oleh madrasah.

    Pengisian Daftar Kesiapan PTM oleh Madrasah 2

  • Di pertanyaan terakhir terdapat pernyataan bahwa data di atas diisi berdasarkan keadaan sebenarnya dan siap untuk diverifikasi dan dipertanggungjawabkan, klik hingga terconteng
  • Klik Kirim

Pengisian Daftar Kesiapan PTM oleh Madrasah telah selesai.


Panduan Mengisi Siapbelajar Kemenag untuk Peserta Didik


Setiap Peserta didik atau orang tua / wali peserta didik perlu mengisi Daftar Isian Kesiapan Peserta Pendidik Didik.


Agar peserta didik atau wali murid dapat melakukan pengisian, operator madrasah harus:

  1. Login ke laman https://siapbelajar.kemenag.go.id
  2. Copy link isian untuk Peserta Didik dalam bentuk link atau gambar barcode
  3. Bagikan link tersebut ke seluruh siswa
Link untuk dibagikan ke siswa

Yang harus diperhatikan adalah, siswa yang harus mengisi adalah siswa yang telah terdaftar dalam Emis 4.0 semester ganjil 2021/2022. Karena saat memulaia mengisi nantinya siswa atau orangtua harus memasukkan NISN atau NIK siswa dan sistem akan langsung mendeteksi identitas siswa tersebut.

Berdasarkan percobaan yang dilakukan oleh Ayo Madrasah, siswa baru dan siswa mutasi masuk di semester ini sudah ikut dalam database.


Siswa atau orangtua siswa, setelah mendapatkan link pengisian dapat mengklik link untuk mulai mengisi survei. Langkah-langkahnya adalah:
  1. Klik link yang diberikan oleh madrasah atau copy dan paste ke url address di browser.
  2. Terbuka Survei Daftar Isian Kesiapan PTM Terbatas Tahun Pelajaran 2021/2022
  3. Masukkan NISN (jika sudah memiliki) di kolom yang tersedia
  4. Jika belum memiliki NISN, klik kotak di depan "Isi dengan NIK" lalu masukkan NIK siswa
  5. Klik tombol "Mulai"
  6. Terbuka data identitas siswa yang meliputi NISN, NIK, Nama, Kelas, NSM, NPSN, Nama Madrasah, dan Alamat
  7. Jika terdapat kekeliruan pada data kelas, silakan lakukan pembetulan pada kolom "Kelas*" di bawah identitas
  8. Jawab semua pertanyaan survei yang tersedia
  9. Di pertanyaan terakhir terdapat pernyataan bahwa data di atas diisi berdasarkan keadaan sebenarnya dan siap untuk diverifikasi dan dipertanggungjawabkan, klik hingga terconteng
  10. Jika sudah semua, klik tombol "Kirim"
  11. Selesai
Isian Survei PTM untuk Siswa


Berdasarkan pengamatan Ayo Madrasah, terdapat 5 pertanyaan yang harus dijawab oleh siswa. kelima pertanyaan tersebut adalah:
  1. Apakah Ananda memiliki riwayat penyakit berisiko COVID-19 (seperti asma, diabetes, jantung, hipertensi, atau penyakit comorbid lainnya)?
  2. Apakah dalam kurun waktu 2 minggu terakhir Ananda mengalami gejala demam, batuk, flu, diare, kehilangan indera penciuman, atau tengah melakukan isolasi mandiri?
  3. Apakah dalam kurun waktu 2 minggu terakhir ada anggota keluarga serumah mengalami gejala demam, batuk, flu, diare, kehilangan indera penciuman atau tengah melakukan isolasi mandiri?
  4. Moda transportasi yang biasa digunakan menuju madrasah
  5. Apakah Orang tua Ananda mengizinkan Ananda kembali ke madrasah ketika madrasah dinyatakan boleh dibuka kembali ?

Panduan Mengisi Siapbelajar Kemenag untuk Pendidik


Setiap Pendidik dan Tenaga Kependidikan Madrasah perlu mengisi Daftar Isian Kesiapan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Madrasah.

Sama seperti pada siswa, agar setiap pendidik dan Tenaga Kependidikan dapat mengisi survei operator madrasah harus:

  1. Login ke laman https://siapbelajar.kemenag.go.id
  2. Copy link isian untuk Pendidik dalam bentuk link atau gambar barcode
  3. Bagikan link tersebut ke seluruh siswa

Yang harus mengisi adalah guru (pendidik) dan Tenaga Kependidikan yang terdata dalam Emis 4.0.

Guru atau Tenaga Kependidikan mengisi survei dengan cara:
  1. Klik link yang diberikan oleh madrasah atau copy dan paste ke url address di browser.
  2. Terbuka Survei Daftar Isian Kesiapan PTM Terbatas Tahun Pelajaran 2021/2022
  3. Masukkan NIK
  4. Klik tombol "Mulai"
  5. Terbuka data identitas guru yang meliputi NIK, Nama, Umur, Jenis kelamin, Status Kepegawaian, NSM, NPSN, Nama Madrasah, dan Alamat.
  6. Isi kolom Mata Pelajaran yang Diampu
  7. Isi kolom Jabatan struktural di sekolah / madrasah
  8. Jawab semua pertanyaan survei yang tersedia
  9. Di pertanyaan terakhir terdapat pernyataan bahwa data di atas diisi berdasarkan keadaan sebenarnya dan siap untuk diverifikasi dan dipertanggungjawabkan, klik hingga terconteng
  10. Jika sudah semua, klik tombol "Kirim"
  11. Selesai

Berdasarkan pengamatan Ayo Madrasah, setiap guru akan diberikan 6 pertanyaan survey yang meliputi:
  1. Apakah pendidik sudah vaksin?
  2. Apakah memiliki riwayat penyakit berisiko (seperti asma, diabetes, jantung, hipertensi, atau penyakit comorbid lainnya)?
  3. Apakah dalam kurun waktu 2 minggu terakhir mengalami gejala demam, batuk, flu, diare, kehilangan indera penciuman atau tengah melakukan isolasi mandiri?
  4. Apakah dalam kurun waktu 2 minggu terakhir anggota keluarga serumah terkonfirmasi positif Covid-19?
  5. Moda transportasi yang digunakan menuju madrasah
  6. Memiliki masker (dan cadangan min. 2)

Madrasah Memantau Pencapaian Isian Survei


Madrasah dapat memantau daftar siswa dan guru yang sudah mengisi survei Daftar Isian Kesiapan PTM langsung dari laman Siapbelajar Kemenag. 
Pantau Survei PTM

Untuk memantau buka menu "Hasil Daftar Isian". Di dalamnya terdapat tiga kolom, yaitu Daftar Isian Madrasah, Daftar Isian Pendidik, dan Daftar Isian Peserta Didik.


Untuk melihat hasilnya, silakan buka tab Daftar Isian Pendidik atau Daftar Isian Peserta Didik. Di dalamnya selain ditampilkan rekapitulasi pencapaian isian, juga detail nama siswa atau guru yang telah mengisi, termasuk detail isian yang dilakukan.


Tutorial dalam format PDF dapat diunduh melalui tombol download di bawah


Demikian tutorial panduan lengkap cara mengisi Kesiapan PTM melalui laman Siapbelajar Kemenag. semoga akan semakin memudahkan warga madrasah dalam memenuhi kewajiban mengisi Daftar Isian Kesiapan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas di Madrasah.