22 Feb 2024

Jadwal dan Tahapan Seleksi Akademik PPG Daljab Kemenag 2024

Jadwal dan Tahapan Seleksi Akademik PPG Daljab Kemenag 2024

Jadwal dan tahapan Seleksi Akademik Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan bagi guru madrasah di Kementerian Agama Tahun 2024. Sebagaimana diberitakan Ayo Madrasah sebelumnya, Kemenag kembali melaksanakan Seleksi Akademik bagi guru madrasah di tahun 2024 ini.


Pemberitahuan pelaksanaan Seleksi Akademik, beserta jadwal dan tahapan pelaksanaannya diumumkan melalui Surat Edaran Ditjen Pendis Kemenag, Nomor B-54/DJ.I/Dt.I.II/KU.05/02/2024.


Jadwal dan Tahapan Seleksi Akademik PPG

Baca: Pendaftaran Seleksi Akademik PPG Guru Madrasah 2024

Seleksi Akademik, dulu disebut juga sebagai UKA atau pretest, adalah uji kompetensi yang dilakukan secara daring untuk mengukur pemahaman konsep/materi bagi calon peserta PPG. Guru yang lulus Seleksi Akademik kemudian dimasukkan dalam daftar tunggu peserta PPG.


Secara sederhana, Seleksi Akademik dapat diartikan sebagai seleksi calon peserta PPG Dalam Jabatan di Kementerian Agama.


Baca: Tabel Linieritas Ijazah S1 dengan Prodi PPG Kemenag


Jadwal dan Tahapan Seleksi Akademik PPG Kemenag 2024


Seleksi Akademik PPG Kemenag Tahun 2024 akan diselenggarakan mulai pertengahan Februari hingga awal Maret 2024.


Sebagaimana Ayo Madrasah dapatkan dalam lampiran surat edaran Ditjen Pendis, jadwal dan tahapannya adalah sebagai berikut:

  • 19 - 23 Februari 2024: Pendaftaran calon peserta (melalui Simpatika)
  • 19 – 25 Februari 2024: Verifikasi dan validasi persyaratan pendaftaran Seleksi Akademik PPG oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi
  • 28 - 29 Februari 2024: Pencetakan Kartu Ujian Seleksi Akademik (dari Simpatika)
  • 28 Februari – 2 Maret 2024: Sosialisasi penggunaan aplikasi seleksi akademik
  • 2 – 3 Maret 2024: Uji Coba Sistem Seleksi Akademik
  • 5 - 6 Maret 2024: Pelaksanaan Seleksi Akademik
  • 7 Maret 2024: Pengumuman hasil Seleksi Akademik (di Simpatika)


Baca: Kisi-kisi Seleksi Akademik PPG Kemenag 2024


Adapun guru madrasah yang dapat mengikuti Seleksi Akademik di tahun 2024 ini adalah guru yang terdata aktif di Simpatika (pada saat semester berjalan) pada satminkal Madrasah.


Selain itu, harus memenuhi persyaratan:

  • Belum pernah mengikuti program sertifikasi guru dan memiliki sertifikat pendidik
  • Memiliki kualifikasi akademik minimal S1/D4 yang linier dengan mata pelajaran PPG yang dipilih sesuai dengan regulasi linieritas;
  • Memiliki NPK;
  • Memiliki SK pengangkatan sebagai guru dengan TMT paling lama 31 Desember 2015;
  • Berusia maksimal 58 (lima puluh delapan) tahun di bulan Februari 2024.


Dengan menyimak jadwal dan tahapan Seleksi Akademik PPG 2024 ini, semoga guru madrasah yang memenuhi syarat bisa mengikuti dan mendapatkan hasil terbaik.

21 Feb 2024

Tabel Linieritas Ijazah S1 dengan Prodi PPG Kemenag

Tabel Linieritas Ijazah S1 dengan Prodi PPG Kemenag

Tabel linieritas kualifikasi ijazah S1 dengan program studi PPG Kemenag adalah daftar kesesuaian antara program studi (prodi) ijazah S1/DIV dengan Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang hendak dipilih oleh guru madrasah.


Linieritas ijazah S1 dengan prodi PPG Kemenag ini memiliki peran penting karena menjadi acuan utama dalam pemilihan program studi PPG Dalam Jabatan yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama. Termasuk dalam pendaftaran Ujian Seleksi Kompetensi Akademik atau Seleksi Akademik, salah satu tahap awal seorang guru madrasah bisa mengikuti PPG Dalam Jabatan.


Tabel Linieritas Ijazah S1 dengan Prodi PPG

Baca: Dibuka, Pendaftaran Seleksi Akademik PPG Guru Madrasah 2024


Linieritas kualifikasi ijazah S1/DIV dengan prodi PPG ini telah diatur oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama. Tentunya juga telah sesuai dengan ketetapan Ditjen GTK Kemdikbud Ristek RI.


Meski relatif sama, sebagai pedoman dan acuan, Ditjen GTK Madrasah Ditjen Pendis Kemenag biasanya merilis tabel linieritas ijazah S1 dengan program studi PPG Kemenag ini, baik dalam Juknis Ujian Seleksi Akademik maupun Juknis PPG Dalam Jabatan Kemenag.


Namun di tahun 2024 ini Ayo Madrasah belum menemukan rilis tabel linieritas ijazah S1 dengan prodi PPG yang terbaru. Tetapi mengingat biasanya relatif sama, dalam artikel ini ditampilkan daftar linieritas berdasarkan Juknis PPG dan Juknis USKA 2023.


Linieritas Ijazah S1 dengan Prodi PPG Kemenag


Berikut adalah daftar atau tabel linieritas ijazah S1 dengan program studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) di Kementerian Agama untuk mata pelajaran agama dan umum.


Tabel linieritas ijazah S1 dengan Prodi PPG mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab pada jenjang MI, MTs, MA, dan MAK.


No

Program Studi PPG

Kode

Program Studi S-1/D-IV

1

Fiqh

237

  • Pendidikan Agama Islam
  • Akhwalus Syakhsiyah
  • Peradilan Agama
  • Perbandingan Madzhab
  • Jinayah Siyasah
  • Pidana Islam
  • Mu'amalah
  • Ilmu Falak
  • Dirasah Islamiyah
  • Perbandingan Madzhab dan Hukum
  • Tafsir Hadis (Syariah)
  • Syariah Islamiyah
  • Syariah wal Qonun

2

Qur’an Hadist

236

  • Pendidikan Agama Islam
  • Tafsir Hadis
  • Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
  • Ilmu Hadis
  • Dirasah Islamiyah
  • Tafsir Ulumul Qur'an
  • Hadis Ulumul Hadis

3

Akidah Akhlak

235

  • Pendidikan Agama Islam
  • Aqidah Filsafat
  • Aqidah Filsafat Islam
  • Akhlak Tasawuf
  • Ilmu Tasawuf
  • Tasawuf dan Psikoterapi
  • Dirasah Islamiyah
  • Perbandingan Agama

4

Sejarah Kebudayaan Islam

238

  • Pendidikan Agama Islam
  • Sejarah Kebudayaan Islam
  • Sejarah Peradaban Islam
  • Dirasah Islamiyah

5

Bahasa Arab

239

  • Pendidikan Bahasa Arab
  • Bahasa dan Sastra Arab
  • Sastra Arab
  • Tarjamah (Bahasa Arab)


Baca: Kisi-kisi Seleksi Akademik PPG Kemenag 2024


Tabel linieritas ijazah S1 dengan prodi PPG untuk mata pelajaran umum pada jenjang MI, MTs, MA, dan MAK.


NoProgram Studi PPGKodeProgram Studi S-1/D-IV
1.Guru Kelas RA021
  • Pendidikan Guru RA
  • Pendidikan Islam Anak Usia Dini
  • Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini
  • Pendidikan Anak Usia Dini
  • Pendidikan Guru TK
  • Psikologi
  • Psikologi Islam
  • Bimbingan Konseling Islam
  • Bimbingan Konseling dan Pendidikan Islam
2.Guru Kelas MI028
  • PGMI
  • PGSD
  • Pendidikan Matematika
  • Pendidikan Bahasa Indonesia
  • Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
  • Pendidikan IPA dan/atau rumpun IPA
  • Pendidikan PKn
  • Pendidikan IPS dan/atau rumpun IPS
  • Tadris IPS
  • Tadris Bahasa Indonesia
  • Tadris Matematika
  • Tadris IPA
  • Tadris Fisika
  • Tadris Kimia
  • Tadris Biologi
3.Pendidikan Luar Biasa800
  • Pendidikan Luar Biasa
  • Pendidikan Khusus
  • Pendidikan Berkebutuhan Khusus
4.Seni Budaya217
  • Pendidikan Seni Budaya
  • Seni Drama
  • Seni Tari
  • Seni Musik
  • Seni Kriya
  • Seni Rupa
  • Seni Pertunjukan
  • Seni Media Rekam
5.Pendidikan Jasmani dan Kesehatan220
  • Pendidikan Jasmani, Olah Raga dan Kesehatan
  • Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi
  • Pendidikan Kepelatihan Olah Raga
  • Ilmu Keolahragaan dan Kepelatihan
6.Bahasa Jawa746
  • Pendidikan Bahasa dan/atau Sastra Jawa
  • Sastra Nusantara
7.Bahasa Inggris157
  • Pendidikan Bahasa dan/atau Sastra Inggris
  • Sastra Inggris
  • Tadris Bahasa Inggris
8.Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)100
  • Pendidikan IPS
  • Ekonomi
  • Geografi
  • Sejarah
  • Sosiologi
  • Antropologi
  • Sosiologi dan Antropologi
  • Akuntansi
  • Ekonomi Koperasi
  • Tadris IPS
  • Ekonomi Syariah
  • Akuntansi Syariah
9.Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)097
  • Pendidikan IPA
  • Pendidikan Fisika
  • Pendidikan Kimia
  • Pendidikan Biologi
  • Fisika
  • Kimia
  • Biologi
  • Tadris IPA
  • Tadris Fisika
  • Tadris Kimia
  • Tadris Biologi
10.Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PKn)154
  • Pendidikan Kewargaan Negara dan Hukum
  • Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
  • Administrasi Negara
  • Ilmu Hukum
  • Hukum Tata Negara
11.Bahasa Indonesia156
  • Pendidikan Bahasa dan/atau Sastra Indonesia
  • Sastra Indonesia
  • Tadris Bahasa Indonesia
12.Matematika180
  • Pendidikan Matematika
  • Pengajaran Matematika
  • Matematika
  • Statistika
  • Tadris Matematika
13.Bimbingan dan Konseling (Konselor)810
  • Bimbingan dan Konseling
  • Bimbingan dan Penyuluhan
  • Psikologi
  • Bimbingan dan Konseling Islam
  • Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam
  • Bimbingan dan Penyuluhan Islam
14.Geografi207
  • Pendidikan Geografi
  • Geografi
15.Ekonomi210
  • Pendidikan Ekonomi
  • Pendidikan Akuntansi
  • Pendidikan Ekonomi Koperasi
  • Pendidikan Administrasi Perkantoran
  • Pendidikan Tata/ Administrasi Niaga
  • Ekonomi
  • Akuntansi
  • Manajemen
  • Ekonomi Koperasi
  • Ekonomi Syariah
  • Ekonomi Pembangunan
  • Sosial Ekonomi
  • Akuntansi Syariah
16.Bahasa Jepang170
  • Pendidikan Bahasa dan/atau Sastra Jepang
  • Sastra Jepang
17.Fisika184
  • Pendidikan Fisika
  • Fisika
  • Teknik Fisika
  • Tadris Fisika
  • Geofisika
  • Teknik Geofisika
18.Kimia187
  • Pendidikan Kimia
  • Kimia
  • Teknik Kimia/Teknik atau Rekayasa Kimia
  • Tadris Kimia
19.Biologi190
  • Pendidikan Biologi
  • Biologi
  • Pertanian
  • Peternakan
  • Kedokteran Hewan
  • Tadris Biologi
20.Sejarah204
  • Pendidikan Sejarah
  • Sejarah


Itulah daftar atau tabel linieritas ijazah S1 dengan prodi PPG Dalam Jabatan Kemenag terbaru. 

Kisi-kisi Seleksi Akademik PPG Kemenag 2024

Kisi-kisi Seleksi Akademik PPG Kemenag 2024

Kisi-kisi Seleksi Akademik PPG Kemenag Tahun 2024. Sebagaimana ditulis Ayo Madrasah sebelumnya, Direktorat GTK Madrasah, Ditjen Pendis Kementerian Agama kembali membuka pendaftaran Seleksi Akademik PPG bagi Guru Madrasah Tahun 2024.


Sebagaimana dilansir Ayo Madrasah, Seleksi Akademik Pendidikan Profesi Guru ini akan dilaksanakan pada tanggal 5-6 Maret 2024. Sebelumnya diawali tahap pendaftaran pada tanggal 19-23 Februari 2024. 


Kisi-kisi Seleksi Akademik PPG Kemenag 2024

Pembukaan Seleksi Akademik PPG bagi Guru Madrasah ini disampaikan melalui Surat Edaran Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah bernomor B-54/DJ.I/Dt.I.II/KU.05/02/2024. SE tersebut dapat diunduh di artikel: Pendaftaran Seleksi Akademik PPG Guru Madrasah 2024.


Selain memuat jadwal dan tahapan dan persyaratan pendaftar untuk mengikuti Seleksi Akademik, SE tersebut juga memuat daftar mata pelajaran dan kisi-kisi soal Seleksi Akademik PPG Kemenag Tahun 2024 yang akan diujikan.


Daftar Mata Pelajaran dan Kisi-Kisi Seleksi Akademik


Dalam pelaksanaan Seleksi Akademik PPG Dalam Jabatan bagi Guru Madrasah Tahun 2024, sebagaimana tertuang dalam lampiran II Surat Edaran Direktorat GTK Madrasah, diujikan beberapa mata pelajaran.


Mata pelajaran yang diujikan dalam Seleksi Akademik PPG 2024 meliputi:

  1. Akidah Akhlak
  2. Al-Qur’an Hadist
  3. Fiqih
  4. Sejarah Kebudayaan Islam
  5. Bahasa Arab
  6. Guru Kelas MI
  7. Guru Kelas RA
  8. Bahasa Indonesia
  9. Bahasa Inggris
  10. Bahasa Jawa
  11. Bahasa Jepang
  12. Bimbingan dan Konseling
  13. Biologi
  14. Ekonomi
  15. Fisika
  16. Geografi
  17. IPA
  18. IPS
  19. Kimia
  20. Matematika
  21. Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (PJOK)
  22. Pendidikan Kewarganegaraan (PKn)
  23. Sejarah
  24. Sosiologi
  25. Seni Budaya
  26. Tata Busana
  27. Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)


Baca: Tabel Linieritas Ijazah S1 dengan Prodi PPG Kemenag


Sedangkan untuk kisi-kisi soal Seleksi Akademik PPG Daljab bagi Guru Madrasah Tahun 2024 dapat diunduh di bawah ini.


Silakan bagi guru madrasah yang memenuhi persyaratan untuk mengikuti dan mendaftar Seleksi Akademik PPG 2024, bisa mempersiapkan diri salah satunya adalah dengan membaca dan mempelajari kisi-kisi soal Seleksi Akademik PPG.


Sehingga dengan terlebih dahulu mengetahui kisi-kisi soal Seleksi Akademik PPG 2024, dapat memeberikan gambaran materi yang akan diujikan dalam Seleksi Akademik.

20 Feb 2024

Dibuka, Pendaftaran Seleksi Akademik PPG Guru Madrasah 2024

Dibuka, Pendaftaran Seleksi Akademik PPG Guru Madrasah 2024

Direktorat Pendidikan Islam Kementerian Agama kembali membuka pendaftaran Seleksi Akademik PPG bagi guru Madrasah Tahun 2024. Seleksi Akademik dalam rangka pelaksanaan program Pendidikan Profesi Guru ini terbuka bagi guru madrasah yang terdata aktif di Simpatika.


Pemberitahuan terkait pembukaan pendaftaran pelaksanaan seleksi akademik PPG guru madrasah ini disampaikan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam melalui surat bernomor B-54/DJ.I/Dt.I.II/KU.05/02/2024 yang ditanda tangani oleh Plt. Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah, M. Sidik Sisdiyanto.


Seleksi Akademik PPG Guru Madrasah 2024

Dalam suratnya, sebagaimana Ayo Madrasah dapatkan dari laman TTE, bahwa dalam rangka pelaksanaan program Pendidikan Profesi Guru, Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam akan menyelenggarakan pelaksanaan Seleksi Akademik bagi guru madrasah dengan mata pelajaran.


Adapun pendaftarannya, masih menurut isi surat, akan dibuka secara daring melalui Simpatika mulai tanggal 19-23 Februari 2023.


Guru madrasah yang bisa mendaftar, harus memenuhi persyaratan yang antara lain:

  1. Terdata aktif di SIMPATIKA sebagai guru tetap dengan satuan administrasi pangkal (satminkal) di Madrasah;
  2. Belum pernah mengikuti program sertifikasi guru dan memiliki sertifikat pendidik;
  3. Memiliki kualifikasi akademik minimal S1/D4 yang linier dengan mata pelajaran PPG yang dipilih sesuai dengan regulasi linieritas;
  4. Memiliki NPK;
  5. Memiliki SK pengangkatan sebagai guru dengan TMT paling lama 31 Desember 2015;
  6. Berusia maksimal 58 (lima puluh delapan) tahun di bulan Februari 2024.


Baca: Kisi-kisi Seleksi Akademik PPG Kemenag 2024


Adapun jadwal seleksi dan tahapannya adalah sebagai berikut:

  1. 19 - 23 Februari 2024: Pendaftaran calon peserta bagi guru yang memenuhi syarat melalui Simpatika
  2. 19 – 25 Februari 2024: Verifikasi dan validasi persyaratan pendaftaran Seleksi Akademik PPG oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi
  3. 28 - 29 Februari 2024: Pencetakan Kartu Ujian Seleksi Akademik dari SIMPATIKA
  4. 28 Februari – 2 Maret 2024: Sosialisasi penggunaan aplikasi seleksi akademik
  5. 2 – 3 Maret 2024: Uji Coba Sistem Seleksi Akademik
  6. 5 - 6 Maret 2024: Pelaksanaan Seleksi Akademik
  7. 7 Maret 2024: Pengumuman hasil Seleksi Akademik di SIMPATIKA


Baca: Tabel Linieritas Ijazah S1 dengan Prodi PPG Kemenag


Selengkapnya terkait dengan pembukaan pendaftaran Seleksi Akademik PPG Guru Madrasah 2024 dapat membaca surat edaran yang dapat unduh di bawah


Bagi guru madrasah yang memenuhi syarat, silakan langsung mengecek akun Simpatika masing-masing di menu PPG dalam jabatan. 


Jika memenuhi persyaratan dan ingin mengikuti PPG silakan melakukan pendaftaran Seleksi Akademik PPG Guru Madrasah 2024.

17 Feb 2024

Cara Isi Review Setelah Selesai Pelatihan Pintar

Cara Isi Review Setelah Selesai Pelatihan Pintar

Review pelatihan adalah salah satu tahap setelah seorang peserta pelatihan tuntas dan lulus menyelesaikan pelatihan di MOOC Pintar Kemenag. Sesuai namanya, fitur review berisikan testimoni peserta selama mengikuti pelatihan.


Tidak ada persyaratan pasti yang menunjukkan bahwa pengisian review menjadi satu tahapan yang wajib dikerjakan oleh setiap peserta. Namun menurut beberapa peserta yang Ayo Madrasah jumpai berkomentar di media sosial, jika tidak mengisi review dapat mengakibatkan keterlambatan penerbitan sertifikat. 


Cara Isi Review Pelatihan Pintar

Konon, ketika sertifikat peserta lainnya sudah terbit, peserta yang tidak meninggalkan review sertifikatnya belum terbit dan masih berstatus 'menunggu TTE'.


Baca: Jadwal Pelatihan Pusdiklat Tahun 2024 (Via Pintar Kemenag)


Yang Harus Dipersiapkan Sebelum Review


Dalam review selain mengisi testimoni juga terdapat kolom upload screenshot.


Meski tidak wajib, tetapi alangkah baiknya jika review dilengkapi dengan gambar atau screenshot. 


Terdapat dua gambar, foto, atau screenshot yang akan disertakan dalam review. Yang pertama adalah tangkapan layar (screenshot) salah satu bagian saat pelatihan, pengumuman ketuntasan materi, dan lainnya yang terkait pelatihan MOOC Pintar Kemenag.


Yang kedua screenshot pengisian hasil pengisian "Form Evaluasi". Form evaluasi sendiri dapat diisi dengan mengeklik link di dalam review.


Baca: Cara Reset atau Lupa Password Pintar Kemenag


Cara Mengisi Review Pelatihan MOOC Pintar Kemenag


Untuk melakukan review pelatihan, syaratnya peserta harus telah selesai dan lulus pelatihan. 


Setelah masuk di halaman Selamat Datang Pintar Kemenag, klik menu "Telah Selesai" (berada di kanan tombol "Sedang Berlangsung). 


Pada jenis pelatihan yang telah diikuti dan selesai, klik tombol "Tinjau Ulang". Terbukalah halaman Detail Pelatihan.


Pada laman Detail pelatihan, pada tampilan "Selamat Anda Lulus Pelatihan Ini", tepat di samping kanan kotak "Menunggu Proses TTE" terdapat kotak "Berikan Review".

  1. Klik kotak "Berikan Review"

    Cara Isi Review Pelatihan Pintar 01

  2. Tampil laman Review Pelatihan
  3. Berikan "bintang" dengan mengeklik bintang di bagian bawah deskripsi pelatihan. Peserta bebas memberikan bintang antara 1 s.d 5. Semakin banyak bintang berarti peserta semakin puas dengan pelatihan tersebut.

    Cara Isi Review Pelatihan Pintar

  4. Pada bagian "File Pendukung" klik tulisan "Upload" untuk membuka dan mencari gambar screenshot yang sebelumnya telah dipersiapkan. Gambar dapat berformat png, jpg, ataupun jpeg.
  5. Jika tulisan "Upload" berubah menjadi "Uploaded Successfully" berarti proses upload berhasil.
  6. Jika ingin menambahkan gambar lainnya, klik tulisan "Uplaod another?"
  7. Klik kolom "Testimoni" dan tuliskan pernyataan, cerita, pengalaman, kendala, maupun pendapat selama dan setelah mengikuti pelatihan.
  8. Isi "Form Evaluasi" dengan mengeklik tulisan "Klik di sini"
  9. Akan terbuka laman Form Evaluasi (Google Form) yang berisikan pertanyaan-pertanyaan terkait dengan pelatihan yang telah dilakukan. Jawab semua pertanyaan yang ada.

    Cara Isi Review Pelatihan Pintar

  10.  Jika sudah klik "Kirim"
  11. Terbuka laman pernyataan jika Form Evaluasi telah terisi.
  12. Screenshoot laman tersebut untuk nantinya diisikan dalam 'Review"
  13. Tutup laman Form Evaluasi untuk kembali ke laman Review
  14. Di bawah tulisan "Upload bukti sudah mengisi Form Evaluasi", upload screenshot hasil pengisian "Form Evaluasi" seperti cara di atas (seperti langkah 4-6 di atas)
  15. Jika sudah klik "Kirim Review"

Proses review pelatihan selesai.


Review Anda akan muncul di bagian bawah detail pelatihan bersama review-review dari peserta lainnya.

Segera Isi Kuesioner Bagi Madrasah Penerima BKBA, Pelaksana AKMI, dan Pokja GTK

Segera Isi Kuesioner Bagi Madrasah Penerima BKBA, Pelaksana AKMI, dan Pokja GTK

Bagi madrasah penerima Bantuan Kinerja dan Bantuan Afirmasi (BKBA), pelaksana Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia (AKMI), dan Kelompok Kerja GTK Tahun 2023 segera mengisi kuesioner yang telah disiapkan oleh Project Management Unit Realizing Realizing Education Project Madrasah Education Quality Reform (PMU REP-MEQR).


Demikian sebagaimana disampaikan dalam Surat Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Nomor 313/PMU.MEQR/HM/II/2024 yang ditandatangani oleh Ketua PMU REP-MEQR.


Madrasah isi Kuesioner

Baca: Kemenag Moratorium Ijin Operasional Madrasah Baru


Pengisian kuesioner tersebut sebagai tindak lanjut dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang sedang melakukan pemeriksaan pelaksanaan Proyek REP-MEQR TA 2023.


Ketiga kegiatan yang harus segera mengisi kuesioner dari PMU REP-MEQR tersebut meliputi:

  1. Kepala Madrasah penerima BKBA Tahun 2023 (Bacth 2 dan Bacth 3), mengisi kuesioner pada link https://bit.ly/KuesionerBKBA2023
  2. Kepala Madrasah yang siswanya mengikuti pelaksanaan AKMI Tahun 2023, mengisi kuesioner pada link https://bit.ly/KuesionerAKMI2023
  3. Kepala Kelompok Kerja yang menerima bantuan Tahun 2023, mengisi kuesioner pada link https://bit.ly/KuisionerPokja2023


Masih menurut isi surat sebagaimana yang Ayo Madrasah dapatkan dari laman TTE Kemenag, pengisian kuesioner paling lambat sampai tanggal 20 Februari 2024.


Surat permohonan pengisian kuesioner dari Ketua PMU REP-MEQR tersebut dapat diunduh melalui LINK BERIKUT INI.


Bagi madrasah-madrasah yang tahun 2023 kemarin mendapatkan BKBA atau pelaksana AKMI 2023 ataupun bagi penerima bantuan Kelompok Kerja GTK bisa segera melakukan pengisian kuesioner sebagaimana diminta.

16 Feb 2024

Kemenag Moratorium Ijin Operasional Madrasah Baru

Kemenag Moratorium Ijin Operasional Madrasah Baru

Kementerian Agama, melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, melakukan moratorium (penangguhan) pengusulan ijin operasional madrasah baru yang diselenggarakan oleh masyarakat. Moratorium ijin operasional madrasah baru ini bersifat sementara sampai pemberitahuan lebih lanjut.


Keputusan untuk melakukan penangguhan pemberian ijin operasional bagi madrasah baru ini disampaikan oleh Dirjen Pendis melalui surat bernomor B-92.2/DJ.I/Dt.I.I/PP.00/01/2024 tertanggal 1 Februari 2024. Surat dengan perihal penangguhan usulan ijin operasional Madrasah baru ini diteken oleh Muchamad Sidik Sisdiyanto, Direktur KSKK Madrasah. atas nama Direktur Jenderal.


Moratorium Ijin Operasional Madrasah

Dituliskan dalam isi surat bahwa dalam rangka peningkatan mutu, pengelolaan kelembagaan, perbaikan tata kelola manajemen pendidikan di Madrasah, bahwa proses usulan ijin operasional pendirian madrasah baru yang diselenggarakan oleh masyarakat ditangguhkan (moratorium) untuk sementara.


Direktorat KSKK Madrasah, lanjut isi surat tersebut, sedang berfokus pada Penataan Kelembagaan Madrasah demi menjaga mutu pendidikan.


Baca: VervalSP: Cara Perbaikan Data Dokumen Perijinan dan SK Ijin Operasional


Sehingga Direktorat KSKK Madrasah hanya memproses usulan yang sudah masuk ke dalam aplikasi pada tahun 2023. Sedangkan ajuan ijin operasional Madrasah baru akan dilakukan penangguhan (moratorium) sementara.


Surat edaran Nomor B-92.2/DJ.I/Dt.I.I/PP.00/01/2024 tentang penangguhan usulan ijin operasional Madrasah baru ini dapat diunduh melalui LINK INI.


Dengan adanya moratorium ijin operasional Madrasah Baru, bagi masyarakat atau yayasan yang berkeinginan mengajukan ijin operasional pendirian madrasah baru, agar lebih menyiapkan daya dukung dan manajemen tata kelola yang lebih baik untuk pembelajaran di madrasah yang lebih optimal.

Juknis Tunjangan Insentif Guru RA Madrasah 2024

Juknis Tunjangan Insentif Guru RA Madrasah 2024

Juknis Tunjangan Insentif bagi guru RA dan Madrasah tahun 2024 akhirnya dirilis. Petunjuk Teknis pemberian tunjangan insentif sebenarnya telah diteken penghujung tahun silam, namun baru dirilis untuk publik beberapa waktu ini.


Juknis ini ditetapkan melalui Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 7078 Tahun 2023 tentang Petunjuk Teknis Pemberian Tunjangan Insentif bagi Guru Bukan Pegawai Negeri Sipil Pada Raudlatul Athfal dan Madrasah Tahun 2024.


Juknis Tunjangan Insentif 2024

Dengan diterbitkannya SK Dirjen Pendis yang mengatur tentang pemberian Tunjangan Insentif ini, tentunya ditujukan sebagai acuan dan pedoman penyaluran salah satu bantuan kepada guru-guru madrasah se. Indonesia. Tunjangan Insentif merupakan salah satu tunjangan di samping Tunjangan Profesi Guru dan Tunjangan Khusus.


Tunjangan Insentif Guru GBPNS RA dan Madrasah 2024


Sebagaimana Ayo Madrasah kutip dari lampiran Juknis Tunjangan Insentif 2024, Tunjangan Insentif adalah tunjangan yang diberikan kepada guru bukan pegawai negeri sipil yang bertugas pada RA dan Madrasah. Guru Bukan Pegawai Negeri Sipil (GBPNS) ini merupakan 'guru swasta' yang mengajar di RA dan Madrasah baik yang diselenggarakan pemerintah, pemerintah daerah, maupun masyarakat.


Sesuai dengan namanya, tunjangan ini diperuntukkan bagi guru RA dan Madrasah; dengan status bukan ASN, yaitu bukan PNS, bukan CPNS dan/atau PPPK pada Kementerian Agama atau instansi lain.


Kriteria guru penerima Tunjangan Insentif GBPNS 2024 tidak mengalami banyak perubahan di banding tahun-tahun sebelumnya. Untuk dapat menerima tunjangan insentif, seorang guru RA dan Madrasah harus memenuhi kriteria sebagai berikut:

  1. Aktif mengajar di RA, MI, MTs atau MA/MAK dan terdaftar di program Sistem Informasi Manajemen Pendidik dan Tenaga Kependidikan  Kementerian Agama (SIMPATIKA)
  2. Belum lulus sertifikasi
  3. Memiliki Nomor PTK Kementerian Agama (NPK) dan/atau Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK); 
  4. Guru yang mengajar pada satuan administrasi pangkal binaan Kementerian Agama; 
  5. Berstatus sebagai Guru Tetap Madrasah, yaitu guru Bukan Pegawai Negeri Sipil yang diangkat oleh Pemerintah/Pemerintah Daerah, Kepala Madrasah Negeri dan/atau pimpinan penyelenggara pendidikan yang diselenggarakan oleh masyarakat untuk jangka waktu paling singkat 2 tahun secara terus menerus, dan tercatat pada satuan administrasi pangkal di madrasah yang memiliki izin pendirian dari Kementerian Agama serta melaksanakan tugas pokok sebagai guru. Diprioritaskan bagi guru yang masa pengabdiannya lebih lama dengan dibuktikan Surat Keterangan Lama Mendidik.
  6. Memenuhi kualifikasi akademik S-1 atau D-IV; 
  7. Memenuhi beban kerja minimal 6 jam tatap muka di satminkalnya;
  8. Bukan penerima bantuan sejenis yang dananya bersumber dari DIPA Kementerian Agama. 
  9. Belum usia pensiun (60 tahun)
  10. Tidak beralih status dari guru RA dan Madrasah. 
  11. Tidak terikat sebagai tenaga tetap pada instansi selain RA/Madrasah. 
  12. Tidak merangkap jabatan di lembaga eksekutif, yudikatif, atau legislatif.
  13. Tunjangan Insentif dibayarkan kepada guru yang dinyatakan layak bayar oleh Simpatika, dibuktikan dengan Surat Keterangan Layak Bayar.


Para guru RA dan Madrasah yang memenuhi kriteria dapat mengajukan diri sebagai penerima Tunjangan Insentif GBPNS Tahun 2024 melalui Simpatika yang kemudian diverifikasi secara bertahap.


Jika disetujui sebagai penerima, guru tersebut akan menerima tunjangan insentif dengan nominal tunjangan sebesar Rp 250 ribu  per orang per bulan, sesuai dengan anggaran yang tersedia di tahun anggaran berjalan (on going).


Download Juknis Tunjangan Insentif 2024


Untuk lebih memahami terkait mekanisme dan teknis pemberian Tunjangan Insentif sila unduh dan baca Juknis Pemberian Tunjangan Insentif Guru Bukan PNS pada RA dan Madrasah tahun 2024.


Baca: Syarat dan Prioritas Guru Penerima Tunjangan Insentif


Juknis Tunjangan Insentif 2024 berupa SK Dirjen Nomor 7078 Tahun 2023 dapat diunduh melalui tombol download di bawah.


Demikian Juknis Tunjangan Insentif Guru Bukan PNS RA dan Madrasah tahun 2024. Semoga bisa menjadi pedoman semua pihak sehingga memperlancar pemberian tunjangan insentif di tahun 2024 ini.

14 Feb 2024

PIP Siswa Madrasah Aliyah Naik Jadi Rp1,8 Juta

PIP Siswa Madrasah Aliyah Naik Jadi Rp1,8 Juta

Besaran nominal bantuan PIP untuk siswa Madrasah Aliyah mengalami kenaikan. Siswa MA akan menerima PIP sebesar Rp1.800.000 per siswa. Besaran ini mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya yang Rp 1 juta per siswa.


Direktur Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Kemanag M Sidik Sisidiyanto mengaskan kenaikan nominal PIP Madrasah untuk siswa di jenjang MA tersebut dalam Koordinasi Teknis Persiapan Penyaluran Anggaran Program Indonesia Pintar (PIP) 2024 secara online melalu platform zoom dan disiarkan langsung di Youtube Direktorat KSKK Madrasah pada Selasa pagi (13/02).


"Alhamdulillah, tahun ini untuk pertama kalinya PIP Madrasah secara nominal mengalami kenaikan untuk jenjang Madrasah Aliyah, yang semula hanya Rp1 juta per siswa saat ini menjadi Rp1,8 juta per siswa," ujar M Sidik Sisidiyanto.


PIP Siswa Madrasah Aliyah Naik

Sayangnya yang mengalami kenaikan hanyalah penerima di jenjang Madrasah Aliyah. Sedang untuk jenjang Madrasah Ibtidaiyah dan Madrasah Tsanawiyah besaran nominalnya masih sama dengan tahun sebelumnya.


Dilansir dari Ayo Madrasah, kenaikan besaran nominal PIP Madrasah untuk siswa Madrasah Aliyah ini telah tertuang juga dalam Juknis PIP 2024, yaitu SK Dirjen Pendis Nomor 7235 Tahun 2023 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Program Indonesia Pintar Untuk Siswa Madrasah Tahun Anggaran 2024.


Dirjen Pendidikan Islam melalui Direktorat KSKK Madrasah telah menyiapkan anggaran untuk PIP Madrasah sebesar Rp.1.302.009.650.000. Jumlah tersebut terdistribusi sebanyak Rp422 Milyar untuk MI, Rp558 Milyar untuk Madrasah Tsanawiyah, dan sisanya Rp320 Milyar untuk siswa Madrasah Aliyah.


Baca: Syarat dan Cara Aktivasi dan Pencairan PIP Madrasah 2024


PIP Madrasah 2024 Akan Dicairkan 2 Tahap


Masih menurut M. Sidik Sisidiyanto, seluruh anggaran PIP Madrasah tahun 2024 akan direalisasikan dengan skema dua tahap pencairan. Sebesar Rp. 900 M akan disalurkan pada penyaluran tahap I.


Realisasi penyaluran PIP Madrasah Tahap I Tahun 2024 akan mulai direalisasikan pada minggu kedua bulan Februari 2024.


Namun jika melihat Timeline Penyaluran PIP Madrasah 2024, sebagai tertuang dalam materi slide zoom meeting, penyaluran PIP Madrasah direncakan berlangsung dalam tiga tahap. Ketiga tahap tersebut meliputi bulan April, Juli, dan Oktober 2024.


Dengan besaran nominal PIP Madrasah untuk siswa MA yang naik pada tahun ini, semoga memberikan manfaat yang besar pada siswa Madrasah Aliyah penerima PIP. Pun ke depannya kenaikan ini juga terjadi pada jenjang madrasah lainnya yaitu MTs dan MI.


Dan yang tak kalah penting dari kenaikan nominal PIP siswa Madrasah Aliyah ini adalah peningkatan kuota siswa penerima PIP. Sehingga semua siswa yang layak menerima dapat menerima bantuan tersebut.