25 Nov 2020

Petunjuk Pengisian Template Kondisi Pembelajaran di Emis

Tags

Di semester gasal tahun pelajaran 2020/2021 ini, Emis Madrasah merilis beberapa template baru. Salah satunya adalah Template Kondisi Pembelajaran. Lalu, bagaimana cara pengisian template tersebut? Berikut akan diulas petunjuk pengisian templat Kondisi Pembelajaran tersebut


Template Kondisi Pembelajaran ditujukan untuk mempermudah para operator emis guna mengentri data terkait kondisi sarana prasarana dalam mendukung pembelajaran anak, utamanya di rumah masing-masing.

Template Kondisi Pembelajaran Emis

Sebagaimana diketahui, dengan menggunakan template diharapkan proses entri data di layanan emis akan lebih mudah dan lancar. Karena template yang berformat file excel tersebut setelah diunduh, dapat diisi secara offline, sehingga tidak membutuhkan koneksi internet terus menerus. Setelah pengisian secara offline selesai, hasilnya baru diunggah ke layanan emis madrasah.


Terkait dengan template Kondisi Pembelajaran, memuat beberapa data yang meliputi kode sekolah, kode siswa, nama siswa, kelas, keterangan, dan kepemilikan kamar pribadi. Juga ketersediaan perangkat pendukung, software pendidikan, serta kepemilikan HP oleh siswa.


Selain itu template juga memuat tentang ketersediaan akses jaringan wifi, dan alat baca e-Book. Juga tentang kepemilikan meja, alat penerangan dan buku-buku yang meliputi buku agama, buku fiksi, buku komik, buku sains, buku seni, kamus, dan buku sekolah. Template juga berisikan kolom tentang bahasa yang digunakan, dan perkiraan jenjang pendidikan.


Baca Juga: 5 Tahapan Pendataan Melalui Aplikasi Feeder Emis


Cara Mengisi Template Kondisi Pembelajaran


Petunjuk pengisian template Kondisi Pembelajaran Siswa sebenarnay sudah disertakan dalam daftar template di layanan Emis Madrasah. Petunjuk pengisian tersebut dapat diunduh langsung melalui dengan mengklik lambang tanda tanya di bagian akhir nama template, pada menu Template Emis.


Sebagaimana Ayo Madrasah kutip dari petunjuk pengisian template tersebut, beberapa hal pokok yang harus dicermati adalah:

  1. Tidak diperkenankan menambahkan worksheet (lembar kerja)
  2. Tidak diperkenankan menambah/menyisipkan baris
  3. Tidak diperkenankan menambah/menghapus/menyisipkan kolom
  4. Tidak diperkenankan mengubah kolom A-E
  5. Perubahan hanya diperkenankan pada kolom F-X
Template Kondisi Pembelajaran Emis

Berikut petunjuk pengisian template secara lengkap
  • Kolom A (Kode Sekolah), sudah terisi dan tidak boleh dirubah
  • Kolom B (Kode Siswa), sudah terisi dan tidak boleh dirubah
  • Kolom C (Nama Siswa), sudah berisikan nama siswa dan tidak boleh dirubah
  • Kolom D (Kelas), sudah terisi dan tidak boleh dirubah
  • Kolom E (Keterangan), sudah terisi dan tidak boleh dirubah
  • Kolom F (Kamar Pribadi), diisi dengan 1 (jika memiliki) atau 0 (jika tidak memiliki)
  • Kolom G (Perangkat pendukung), diisi dengan 1 (jika memiliki) atau 0 (jika tidak memiliki)
  • Kolom H (Software Pendidikan), diisi dengan 1 (jika memiliki) atau 0 (jika tidak memiliki)
  • Kolom I (Memiliki HP), diisi dengan 1 (jika memiliki) atau 0 (jika tidak memiliki)
  • Kolom J (Memiliki Wifi), diisi dengan 1 (jika memiliki) atau 0 (jika tidak memiliki)
  • Kolom K (Memiliki Alat Baca e-Book), diisi dengan 1 (jika memiliki) atau 0 (jika tidak memiliki)
  • Kolom L (Memiliki Meja), diisi dengan 1 (jika memiliki) atau 0 (jika tidak memiliki)
  • Kolom M (Memiliki Penerangan), diisi dengan 1 (jika memiliki) atau 0 (jika tidak memiliki)
  • Kolom N (Memiliki Buku Agama), diisi dengan 1 (jika memiliki) atau 0 (jika tidak memiliki)
  • Kolom O (Memiliki Buku Fiksi), diisi dengan 0 (jika tidak memiliki), 1 (jika memiliki 1 sd 5 buku), 2 = (jika memiliki 6 sd 10 buku), 9 (jika tidak tahu)
  • Kolom P (Memiki Buku Komik), diisi dengan 0 (jika tidak memiliki), 1 (jika memiliki 1 sd 5 buku), 2 = (jika memiliki 6 sd 10 buku), 9 (jika tidak tahu)
  • Kolom Q (Memiliki Buku Sains), diisi dengan 0 (jika tidak memiliki), 1 (jika memiliki 1 sd 5 buku), 2 = (jika memiliki 6 sd 10 buku), 9 (jika tidak tahu)
  • Kolom R (Memiliki Buku Seni), diisi dengan 0 (jika tidak memiliki), 1 (jika memiliki 1 sd 5 buku), 2 = (jika memiliki 6 sd 10 buku), 9 (jika tidak tahu)
  • Kolom S (Memiliki Buku Kamus), diisi dengan 0 (jika tidak memiliki), 1 (jika memiliki 1 sd 5 buku), 2 = (jika memiliki 6 sd 10 buku), 9 (jika tidak tahu)
  • Kolom T (Memiliki Buku Sekolah), diisi dengan 0 (jika tidak memiliki), 1 (jika memiliki 1 sd 5 buku), 2 = (jika memiliki 6 sd 10 buku), 9 (jika tidak tahu)
  • Kolom U (Bahasa Digunakan), diisi dengan 1 (jika menggunakan Bahasa Indonesia), 2 (Bahasa Daerah), 3 (Bahasa Asing), 4 (Lainnya)
  • Kolom V (Bahasa), diisi nama bahasa jika pada kolom U diisikan 2, 3, atau 4
  • Kolom W (Perkiraan Jenjang), diisi dengan 1 (jika SMP/MTs/Sederajat), 2 (SMA/MA/Sederajat), 3 (Diploma), 4 (Sarjana (S1)), 5 (Magister (S2)), 6 (Doktoral (S3)),  9 (Lainnya)
  • Kolom X (Janjang Lainnya), diisi dengan nama jenjang jika pada kolom W diisikan 9


Mengkritisi Template Kondisi Pembelajaran


Sampai dengan artikel ini ditulis, Ayo Madrasah tidak menemukan daftar isian sesuai template Kondisi Pembelajaran tersebut di detail siswa. Berbeda dengan template-template lainnya seperti template Kebutuhan Khusus di mana pada detail siswa akan didapati submenu Kebutuhan Khusus. Demikian juga pada template Tempat Tinggal, Informasi Orang Tua, dan Alamat Tinggal Orang Tua.


Konsekwensinya, pengisian data kondisi pembelajaran harus dilakukan dengan menggunakan template. Tidak bisa dikerjakan secara online langsung di menu detail siswa.


Pada Kolom I, terkait kepemilikan HP, sebenarnya ini sudah pernah diisikan pada layanan Emis e-Ponsel. Tapi tampaknya memang antara Emis E-Ponsel dan Emis Madrasah tidak bisa disinkronkan sehingga operator emis harus mengisikan ulang untuk isian data yang sama.


Khusus pada kolom N, sesuai dengan petunjuk pengisian yang diterbitkan Tim Emis Pusat, diisi dengan angka 1 (satu) jika memiliki buku agama dan sebaliknya diisi angka 0 (nol) jika tidak memilikinya. Namun merujuk pada kolom-kolom selanjutnya (kolom O hingga T) pengisiannya adalah dengan mengisikan 0 (jika tidak memiliki), 1 (jika memiliki 1 sd 5 buku), 2 = (jika memiliki 6 sd 10 buku), 9 (jika tidak tahu).


Entah karena memang seperti itu yang dikehendaki atau karena kesalahan penulisan petunjuk. Namun baik kolom N maupun O-T pertanyaannya adalah sama-sama terkait dengan kepemilikan jenis buku. Seharusnya cara mengisikannya pun memiliki aturan yang sama.


Masih terkait dengan kepemilikan jenis buku, sistem membatasi hanya sampai maksimal 10 buku. Padahal bisa jadi dimungkinkan siswa akan memiliki lebih dari 10 buku untuk jenis-jenis tertentu.


Kolom U, terkait dengan bahasa yang digunakan. Terdapat pilihan yang dirasa janggal yakni Bahasa Lainnya yang diisikan dengan kode angka 9. Padahal sebelumnya sudah terdapat Bahasa Indonesia, Bahasa Daerah, dan Bahasa Asing. Dalam kontek jenis-jenis bahasa, bahasa apa lagi selain Bahasa Indonesia, Bahasa Daerah, dan Bahasa Asing. Mungkinkah yang dimaksud tersebut adalah Bahasa Isayat bagi penyandang disabilitas? Tetapi bukankah bahasa isyarat sebenarnya hanya tentang cara penyampaian saja. Pengantar yang digunakan tetap juga menggunakan Bahasa Indonesia atau Bahasa Daerah, atau Bahasa Asing?


Kolom W dan X, Perkiraan Jenjang. Jika pemahaman Ayo Madrasah tidak salah, ini berarti operator emis atau siswa diminta untuk memperkirakan sampai jenjang pendidikan mana seorang siswa kelaknya. Terkesan sebagai pertanyaan yang mengada-ada.


Terlepas dari itu semua, template Kondisi Pembelajaran ini memang harus segera diisi dan diuplaod ke laman emis. Setelahnya, operator madrasah baru dapat melakukan konfirmasi data dan cetak BAP sebagai pamungkas pemutakhiran data emis di semester ini.


EmoticonEmoticon